File sistem pada windows korup…

Sekedar sharing pengalaman saja. Sesuai judul, tempo hari ada satu komputer kantor yang bermasalah. Masalahnya cukup familiar sebetulnya. Setelah cpu berhasil melakukan POST (Power-On Self Test), muncul pesan error yang saya lupa catat. Inti pesan tersebut adalah file windows system corrupt. Lalu ada saran untuk recovery dengan cara memasukkan cd installer sistem operasi tersebut. Kebetulan OS komputer yang bermasalah ini adalah xp sp 3, yang kebetulan saya tidak memiliki cd installernya. Ya terpaksa, saya niatkan untuk menginstal ulang saja dengan xp yang lain.

Langsung saja tahap pertama yang saya lakukan adalah backup data. Hardisk saya copot, lalu saya pindahkan ke komputer lain untuk dibackup. Untung di kantor ada konverter kabel dari IDE ke USB. Jadi nggak perlu repot-repot pasang hardisk ke dalam cpu, langsung colok, beres. Tapi saat itu entah kenapa saya kepengen merestart komputer. Waktu selesai booting, tiba-tiba komputer melakukan check disk terhadap partisi hardisk dari cpu yang bermasalah tadi. Saya amati proses check disk tersebut, ternyata banyak sekali file yang bermasalah, kemudian oleh windows langsung direcovery. Perasaan saya mendadak enak, ehehe. Langsung saja, saya pasang kembali hardisk tersebut ke cpu yang bermasalah tadi.

Sambil berdoa, saya menyalakan cpu yang bermasalah tadi. Dan alhamdulillah, logo windows muncul. Alhamdulillah, sistem operasinya berjalan lancar. Senangnya. Dari sinilah saya mendapat ilmu baru. Jadi ketika sahabat menemukan masalah seperti ini, jangan buru-buru instal ulang. Coba saja langkah seperti saya. Bisa juga tanpa menunggu sistem yang melakukan check disk, sahabat bisa mengetikkan comand chkdsk [drive letter] pada comand promp. Misal drive yang bermasalah adalah drive F, maka ketikkan saja chkdsk f: lalu enter. Sistem akan langsung melakukan check disk pada drive F. Bila sahabat memiliki solusi lain, jangan lupa bagi-bagi ya. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Leave a comment »

JEF sesi tanya jawab…

Baik, langsung saja aku lanjutkan mengenai seminar JEF-nya. Pada waktu itu cukup banyak pertanyaan yang terlontar, antara lain sbb:

  1. Sumadi, D3 di Malang;
    • Bapak Richard asli Indonesia?
      Ya, beliau asli dari Menteng, Jakarta
    • Apa investasi Jepang di Indonesia?
      Karena saat ini lingkupnya adalah pendidikan, maka nara sumber membahas investasi di bidang pendidikan. Yaitu memudahkan penjamin visa bila ada pelajar Indonesia yang ingin studi di Jepang. Penjamin bisa berupa universitas yang akan menjadi tempat belajarnya. Semua ini akan berujung kepada tingkat kunjungan warga asing ke Jepang, khususnya Indonesia.
  2. Marki, Jakarta;
    • Apakah ada beasiswa yang diberikan di tahun pertama oleh Jepang?
      Sebelumnya mohon maaf, bahwa beasiswa yang diberikan oleh Jepang, dalam hal ini industri-industri Jepang hanya diberikan di tahun kedua. Beasiswa tahun kedua tersebut bisa didapat di universitas di Jepang, karena banyak sekali pengumuman-pengumuman beasiswa yang ditempel di universitas, dan sifatnya tidak mengikat meski pelajar tersebut sudah lulus. Banyak sekali industri Jepang yang mengadakan beasiswa karena beasiswa dapat digunakan untuk mengurangi pajak perusahaan. Kalaupun ada beasiswa di tahun pertama, itu hanya diberikan oleh personil dan Depdiknas, yang terkenal saat ini adalah beasiswa Monbukogakusho.
  3. Read the rest of this entry »

Comments (3) »

JEF…

Sebelumnya saya mohon maaf, karena telat posting tentang hal ini. Sudah tahu kan apa itu JEF? JEF atau yang dipanjangkan menjadi Japan Education Fair adalah seminar tentang pendidikan di Jepang sekaligus menjadi ajang promosi bagi sekolah-sekolah Jepang kepada masyarakat Indonesia. Gratis. Untuk pertama kalinya di Indonesia, JEF diselenggarakan di dua kota, Jakarta dan Surabaya. Inilah salah satunya yang menjadikanku betah di kota besar, ada aja acara-acara menarik untuk diikuti.

Alhamdulillah kemarin aku bisa hadir dalam seminar JEF di Jakarta, tepatnya tanggal 29 Agustus 2009 di Hotel Nikko, Thamrin. Acaranya cukup menarik, terutama acara terakhir, yakni peragaan cosplay. Lalu apa saja yang dibicarakan dalam JEF kemarin? Berikut liputannya. Read the rest of this entry »

Comments (5) »

Ketika memasak menjadi suatu rutinitas…

Halo semua. Entah mengapa, akhir-akhir ini,  setiap hari minggu diri ini selalu saja ingin ke dapur. Karena memang ke dapur itu menyenangkan. Siang itu, ditengah panasnya terik matahari siang-siang bulan puasa, aku berbelanja dengan bekal selembar uang lima puluh ribu rupiah dan catatan resep hasil interogasi dari sang mama (baca: mbok). Kali ini aku kangen banget yang namanya bumbu bali masakan mbok. Yang aku masak kali ini adalah bandeng bumbu bali. Sambil menunggu waktu maghrib, aku memasak dibantu oleh Mas Security kantor.

Berikut langsung saja aku tulis bahan-bahannya;

  • Ikan bandeng – 1 kg
  • Kentang – 1 kg
  • Cabe merah – 10 buah
  • Cabe rawit kecil – 15 buah
  • Bawang merah – 3 siung
  • Bawang putih – 3 siung
  • Kemiri – 3 biji
  • Lengkuas – 1 biji
  • Daun jeruk – 5 lembar
  • Garam – 5 sdm
  • Gula – 2 sdm
  • Tomat – 1 buah
  • Air – 5 gelas kecil
  • Air santan – 1 gelas
  • Kecap – 1 sdm
  • Jeruk nipis – 1 buah

Read the rest of this entry »

Comments (6) »

Ikhlas…

Ikhlas berasal dari akar kata “Kholis”, yang artinya jernih, yang sebelumnya pernah keruh. Beda dengan “Shofi”, yang artinya jernih yang memang sebelumnya jernih.

Ada satu cerita, ketika itu ada seorang yang bertanya kepada seorang ahli agama (maaf, saya lupa namanya);

tanya: Bulan apa yang paling baik?
jawab: Menurut Al-Qur’an, bulan yang baik adalah bulan Ramadhan.

tanya: Hari apa yang paling baik?
jawab: Menurut Al-Qur’an, hari yang baik adalah hari Jum’at.

tanya: Amalan apa yang paling baik?
jawab: Menurut Al-Qur’an, amalan yang paling baik adalah sholat di awal waktu.

Kemudian orang tersebut berlalu dan datang kepada shohabat nabi, Ali bin Abi Tholib dan bertanya pertanyaan yang sama. Namun dengan senyuman, shohabat Ali menjawab dengan jawaban subyektif;

tanya: Bulan apa yang paling baik?
jawab: Bulan yang baik untukmu adalah bulan dimana kamu sama sekali tidak melakukan kemaksiatan.

tanya: Hari apa yang paling baik?
jawab: Hari yang baik untukmu adalah hari dimana kamu meninggal dengan keadaan khusnul khotimah.

tanya: Amalan apa yang paling baik?
jawab: Amalan yang paling baik untukmu adalah amalan yang kamu kerjakan dengan ikhlas.

Demikianlah sahabat, telah dijelaskan bahwa kunci kesuksesan adalah ikhlas. Ibadah apapun yang dilakukan dengan ikhlas sudah pasti diterima oleh Alloh SWT. Ada banyak keutamaan orang yang ikhlas, yaitu:

  • segala amalannya diterima oleh Alloh SWT, amiin
  • amalannya dilipatgandakan sampai 700 kali, amiin
  • hidupnya selalu beruntung, karena selalu berbuat karena Alloh, amiin
  • tidak pernah kecewa, sebab orang yang sabar pasti selalu lapang dada dalam menghadapi segala hal, termasuk kegagalan, amiin
  • dan masih banyak lagi

Lalu pertanyaannya adalah, bagaimana cara agar bisa ikhlas? Caranya cukup sederhana. Contohlah ilmu air. Air yang semula keruh menjadi jernih, itulah ikhlas (kholis). Layaknya air PAM, air yang semula keruh akan dilakukan penyaringan atau filtering, kemudian ditambah air lagi, disaring lagi, ditambah lagi, dan seterusnya hingga dihasilkan air yang jernih. Sama halnya dengan amalan. Amalan selalu dimulai dari keterpaksaan atau ketidak-ikhlasan. Itu sudah pasti. Lalu, agar bisa mencapai ikhlas, maka tak ada cara lain kecuali kita perbanyak amalan kita, meskipun dengan terpaksa, itu wajar. Yang penting adalah usaha kita untuk ikhlas. Perbanyak dan pertahankan, maka lama kelamaan Anda akan ikhlas karena kebiasaan memperbanyak amalan tersebut.

Sungguh jauh lebih baik, orang yang terus melakukan amal ibadah dengan ketidak-ikhlasan dari pada orang yang tidak beramal ibadah karena takut amalannya tidak ikhlas. Alloh pasti akan menghargai semua amalan yang dilakukan umat-Nya. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Comments (3) »

Masak lagi…

Senangnya. Hari ini dengan penuh kegembiraan aku memasak lagi. Entah kenapa, talenta memasakku tiba-tiba ingin diasah, ehehe. Kali ini aku mengambil resep “tempe basah”. Entah apa nama sebenarnya yang akrab di telinga orang, namun dari bahannya lebih enak kalau disebut tempe oseng kacang. Berikut snapshoot masakanku hari ini:

Masakanku

Tempe oseng kacang

Meski di fotonya kelihatan nggak eksotis, namun bila dinikmati, Anda dijamin akan mengacungkan 5 jempol (jempol yang satu pinjem temen ya), ehehe. Kenapa aku berani berkata demikian, karena dari keempat responden penikmat masakanku, kesemuanya bilang enak, meski ada embel-embelnya “sebagai pemula”. Read the rest of this entry »

Comments (4) »

Sepeda baru dan satu tahun di Jakarta…

Tak terasa kawan, hari ini, 12 Agustus 2009, menandakan bahwa diriku tepat satu tahun sudah di Jakarta, ehehe. Senang sih iya, tapi banyak sedihnya kali ya? Enggak juga sih. Hasil satu tahun di Jakarta yang jelas tampak adalah handphone dan sepeda yang aku punya saat ini. Meski semuanya second, namun aku tetap bahagia, karena mereka kubeli dengan hasil keringatku sendiri.

Walau sudah setahun di sini, dan itu cukup lama juga, aku tak banyak berkunjung ke tempat-tempat menarik di Jakarta. Paling-paling cuma ke Ragunan, ehehe. Paling jauh mungkin ke Bogor. Meskipun statusnya disuruh Pak Bos. Kemudian soal percintaan? Hmm. Pertanyaan yang cukup sensitif. Alhamdulillah selama di sini sudah dapet tuh yang namanya kekasih. Meski bukan cinta pertama, namun akan aku jalani dengan kesungguhan hati. Amin.

Bicara soal sepeda baru, akan kuceritakan sedikit. Sepeda (second) yang baru kubeli hari Minggu lalu [09/08/09] kudapat dengan mengikhlaskan Rp. 230.000,- dari tanganku. “Kereta”, dia kunamai Kereta. Kegirangan menyertai perjalanan dari Pasar Rebo ke kantor dengan mengendarai Kereta. Namun tak semulus yang ku harapkan, di tengah perjalanan pedal sebelah kiri terasa aneh dan akhirnya copot karena kehilangan mur. Untung saat itu posisi tidak di tengah jalan raya. Untung juga saat itu aku nggak sendirian, ada teman yang menyertai. Alhasil aku didorong dengan sepeda motor, hingga kami menemukan bengkel sepeda di belakang Ragunan, karena mur tersebut hanya ada di bengkel sepeda. Berikut foto Kereta, sepeda kesayangku:

Kereta

Kereta

Meski aku dan Kereta sudah mendapat cobaan di awal, kami tetap saling menyayangi. Karena banyak manfaat yang kita dapatkan dengan naik sepeda. Diantaranya adalah hemat, sehat dan peduli lingkungan. Hemat, karena kita tidak perlu beli bahan bakar. Kita juga tidak perlu bayar parkir saat berkunjung ke suatu tempat seperti supermarket misalnya, karena tak sedikitpun mata tukang parkir mengarah kepadamu. Sehat, karena dijamin otot-otot tubuh kita akan bekerja, terutama kaki dan jantung. Nafas kita pun akan bekerja lebih optimal yang nantinya juga membawa pengaruh baik pada aliran darah. Pokoknya sehat deh. Peduli lingkungan, pasti semua sudah tahu, apa yang dimaksud peduli lingkungan di sini. Karena sepeda tidak memproduksi asap atau gas buang, sudah tentu tidak ada polusi udara yang dihasilkan. Itu berarti kita telah ikut berpartisipasi dalam mengurangi global warming, meski dalam ukuran teramat kecil namun bernilai, sangat bernilai.

Harapan untuk terus maju selalu ada, semoga pengalaman dan ilmu baru yang didapat selama satu tahun terakhir ini bisa memacu kita semua dalam berbuat yang lebih baik ke depannya. Jangan menilai rendah suatu hal, karena ia bisa tampak jauh lebih bernilai di kemudian hari. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Comments (2) »

Mukmin, alim, jujur, taqwa dan ahli ibadah…

Sahabat, sebelum Rasulullah wafat, beliau sempat memberikan pengertian akan orang mukmin, alim, jujur, taqwa dan ahli ibadah kepada sayyidina Ali. Masing-masing memiliki tiga tanda-tandanya sebagai berikut;

Tiga tanda-tanda orang mukmin:

  • tidak terpaut harta benda duniawi
  • tidak terpesona bujuk rayu
  • benci akan kebohongan

Tiga tanda-tanda orang alim:

  • jujur dalam berkata
  • menjauhi yang haram
  • merendahkan diri

Tiga tanda-tanda orang jujur:

  • merahasiakan ibadahnya
  • merahasiakan sedekahnya
  • merahasiakan ujian yang menimpanya

Tiga tanda-tanda orang taqwa:

  • takut akan dusta dan keji
  • menjauhi kejahatan
  • memohon yang halal karena takut yang haram

Tiga tanda-tanda orang ahli ibadah:

  • mengawasi diri
  • menghisap diri
  • memperbanyak ibadah kepada Allah

Sahabat, uang senilai Rp. 50.000,- terlihat begitu besar bila kita bawa ke kotak amal, namun terlihat begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. Waktu 45 menit terasa sangat lama bila digunakan untuk berzikir, namun terasa sebentar untuk melihat pertandingan sepak bola. Sesungguhnya banyak orang yang menginginkan surga, namun hanya sedikit orang yang memikirkan dan berbuat untuk memasukinya.

(sumber: RAS FM Jakarta)

Comments (4) »

Doa Rasulullah yang tidak dikabulkan Allah…

Dari Amir bin Zaid meriwayatkan;

Suatu hari, Rasulullah Muhammad SAW berkunjung ke masjid milik Bani Muawiyah. Rasulullah ikut meramaikan 2 rakaat, kemudian berdoa dengan agak panjang. Setelah selesai berdoa, Rasulullah berpaling dari kami. Rasulullah kemudian berkata, “Aku telah memohon tiga hal, namun hanya dua hal yang dikabulkan Allah. Ketiga doaku ialah:

  • yang pertama, aku memohon agar umatku tidak dibinasakan dengan musim panceklik yang panjang, dan doaku ini diterima,
  • kedua, aku memohon agar umatku tidak dibinasakan dengan banjir besar seperti umat Nabi Nuh, dan doaku ini diterima,
  • ketiga, aku memohon agar umatku terbebas dari pertikaian antar manusia dan percekcokan sesama umat muslim, namun doaku kali ini ditolak.”


Memang riwayat hadist tersebut masih diperdebatkan kesohihannya. Jika hal ini memang pernah terjadi, ditolaknya doa Rasulullah ini jangan digunakan sebagai pembenar akan kebrutalan umat yang mementingkan egonya. Hal ini mirip seperti dibolehkannya iblis untuk menggoda anak cucu Adam. Jangan lalu dipersepsikan bahwa umat Islam memang sudah ditakdirkan tergoda oleh rayuan iblis. Justru hal ini adalah ujian bagi kita semua untuk belajar mengendalikan ego dan nafsu, agar kita bisa menjadi manusia yang berhasil. Wallahu a’lam bishowab.

(sumber: RAS FM Jakarta)

Comments (2) »

Kali kedua ke Bogor…

Kali kedua ke Bogor, aku jatuh cinta…

Itulah kata-kata yang cocok untuk menggambarkan suasana hati. Karena tepat 6 hari aku PP Jakarta-Bogor. Dan itu kali kedua aku ke Bogor. Entah kenapa jadi jatuh cinta sama kota ini, mungkin karena suasana dan kesejukannya kali ya? Terutama airnya yang dingin menyegarkan.

Meski ke Bogor karena diikutkan tugas kantor, tapi aku menikmatinya sebagai perjalanan wisata. Soalnya kami dibagi menjadi 3 tim, masing-masing tim terdiri dari 2 orang, satu dari perusahaan kami dan satu lagi dari Telkom Bogor. Kami melakukan kunjungan ke cafe-cafe, hotel-hotel, sekolah-sekolah, pondok-pondok pesantren, masjid-masjid, kantor-kantor pemerintah, tempat-tempat wisata, dan tempat menarik lain yang kami dikunjungi. Pokoknya enak deh 6 hari di Bogor. Read the rest of this entry »

Comments (2) »