Pengalaman

Menilai, mengetes, gugup…

Begitu signifikan laju pergantian pegawai di perusahaan. Kali ini dengan sangat berat hati, kami harus ikhlas melepas seorang rekan kerja untuk tidak lagi menjadi partner di perusahaan. Beberapa pelamar pun mulai berdatangan, dan hari ini, ada 3 pelamar yang menginginkan 1 posisi kosong tsb. Yang aku kagetkan adalah secara langsung, aku dimintai tolong untuk melakukan penilaian terhadap kemampuan teknik sang pelamar tsb. Gugup akan materi apa yang akan diteskan dan apa yang menjadi aspek penilaian pun menyita beberapa space memori otak.

Materi yang memang harus dikuasai, meski tidak dituntut untuk expert adalah microsoft office, terutama excell dan word. Aku pun mulai mereview kembali rumus-rumus excell, terutama vlookup dan hlookup serta pembuatan grafik.

Sejak pagi, aku merasa gugup dan khawatir akan saat pengetesan dimulai. Soal pun selesai kubuat dan pelamar pun mulai datang. Gugup akan penguasaan excellku mengenai vlookup terutama yang membuat aku khawatir, sebab kunci dari tes ini adalah vlookup. Untung ada team accounting yang bersedia membimbingku dalam penguasaan vlookup tsb.

Saat sesi penguasaan pada rumus-rumus excell, sedikit meleset dari target dan harapanku. Rumus vlookup yang menurut gambaranku menjadi kunci keberhasilan tes gagal terselesaikan oleh pelamar. Alhasil, ku instruksikan sebisanya, dan berbagai cara manual pun diluncurkan. Poin kedua setelah vlookup adalah perkalian, sum, min, max, average yang memang menjadi dasar rumus excell serta format cell yang memang familiar dalam excell. Sesi penguasaan excell pun berakhir.

Dengan gugup kembali, aku memulai tes penguasaan word. Karena memang belum ada persiapan dan contoh soal mengenai word, segera kuputuskan untuk membuat kop surat yang mengandung materi aligment, lalu insert picture, header and footer, copy tabel dari excell dan merapikannya, dll.

Secara garis besar, tes berjalan lancar, alhamdulillah. Pengalaman pertama menjadi team penilai? Sungguh menarik dan menyenangkan, ehehe..

Sekedar info, siapa tahu berguna, rumus vlookup:

=vlookup(field kriteria,range absolut tabel rujukan,urutan kolom yang berisi nilai, false)

Risiko bingung dan pusing karena ketidaklengkapan penjelasan dan contoh tabel, 100% murni kesalahan penulis.

18 thoughts on “Menilai, mengetes, gugup…

  1. wah wah, kedatangan tamu dari jauh nih🙂

    @kechenkz admin
    wedew, nggak usah sampek segitunya kalee..
    wong cuma excell plus word🙂
    aye nggak ada apa-apanya dibanding kalian semua🙂

    @reeza
    monggo-monggo,
    bibar niki kula tak nggih mampir teng blog’e panjenengan🙂
    matursuwun sanget..

  2. waaahh,, keren banget ya cin!
    bangga deh, aku punya temen kaya kamu😀
    bener2 bisa berubah menjadi lebih baik setiap hari,,,
    cin, aku pengen cerita2 dan makan bareng lagi😀.
    Miss that moment!

    eh, habis baca postingan yang ini, aku jadi nyadar, ternyata yang nderedeg bukan hanya pelamarnya, tapi pewawancaranya juga gugup sangat!
    heheheh,,
    keep fightin!

    semangat jadi guru ya! jadilah guru bagi kehidupan orang di sekitarmu,. Itu lebih indah!😀
    (indah? heheheh,, jadi inget indah!)

  3. @andyan
    gaya?? oh, masa? nggak ah!
    saya tidak lebih dari seorang hamba-Nya yang lemah, oh..

    @iwed
    biasa aja kali wedth, aku yakin temen-temen yang lain jauh lebih baik daripada aku, jadi aku akan belajar dari mereka semua, termasuk kamu wedth,..
    soal komentar yang ‘ndredheg’, emang mungkin aku aja kali ya yang gugup jadi team penilai, :p
    aku juga 100% kangen nuansa saat bercengkrama di warung bu ft, insya Allah taun ini akan terwujud, amien..
    terimakasih atas doa dan semangatnya, insya Allah kita semua adalah guru yang baik bagi diri kita dan saudara kita, terutama anak-cucu kita nanti, amien..

  4. komen disini ah hehehe… oh ya maksih dah mau komen diblogku, thanks, aku ga pernah nonton film kabut cinta neh, padahal katanya seru entu film hiks…

  5. selamat datang buat pascal,
    film kabut cinta emang seru, aku nggak punya serialnya, tapi punya kumpulan soundtracknya😀
    rugi banget loh kagak nonton entu film!

  6. Assalamualaykum..
    wekekeke..selamat ya cin jadi HRD nih..

    ntar kapan2 aku tak ngelamar ahhh..iseng2 aja biar dites..

    xixixix..

    Sukses!

  7. Waalaikumussalam warrahmatullahi wabarakhatuh..
    Sungguh suatu kehormatan mendapat comment darimu maigh..

    terimakasih atas commentnya..
    HRD?? salah tanggap neh kayaknya, lebih tepatnya kan membantu..
    Nglamar?? oww, aku pasti nggak bisa ngetes kamu, soalnya aku pasti nggak mampu mengetesmu, karena kau guruku..
    terimakasih, terimakasih, terimakasih,..

    sukses juga buat maigh..
    buat semua juga..

    I love u all..

  8. cie… ochin rek..

    hahaa… dulu waktu PSG gw sempet betulin modem di ruangan si bos, gw duduk dengan jumawa di kursi kebesarannya.. lucunya waktu itu pas ada recruitment karyawan baru.. hahaa.. gw gak tau apa-apa tiba-tiba ada pelamar yang masuk ke ruangan itu, sambil pasang senyum manis gitu dianya.. abis gitu dia ngebet banget pengen ngajak salaman..

    hahaa.. suer lucu banget waktu itu.. malah gw yang jadi salting…

  9. wek wek wek,
    jadi kau dikira bos gitu..?!
    kata-kata ‘ngebet’ mohon disubtitusi dgn kata ‘terpaksa’..

    ok deh,
    thanks for comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s