Makan

Acara memasak…

Ternyata menyembuhkan rasa kangen terhadap sang mama tercinta (baca: mbok/emak) bisa juga dengan melakukan apa yang membuat kita kangen. Misal seperti diriku saat ini. Aku kangen banget sama masakan si mbok. Lalu ide untuk memasak pun mulai muncul. Ya, aku niatkan untuk membuat salah satu masakan si mbok yang familiar dan mudah, yakni orak arik telur. 

Hari ini, Minggu [17/05/09] adalah kali kedua aku memasak sendiri. Meski saat ini dompet lagi seret, namun jangan sampai menghalangi kreatifitas kita. Sekitar jam setengah empat sore, aku mulai deh cari bahan-bahan. Aku juga kepikiran untuk membuat mi rebus yang dimasak ala si mbok, yakni mi satu bungkus dengan sawi satu iket. Karena si mbok dikenal suka banget yang namanya sayur. Rincian belanja sore ini adalah sebagai berikut:

  • mi instan rebus 5 biji Rp. 5.475,-
  • wortel lokal 5 batang gede Rp. 3.695,-
  • sawi hijau 1 iket gede Rp. 3.500,-
  • telur ayam negeri 8 butir Rp. 6.250,-
  • happydent isi 6 butir Rp. 1.000,-

Dengan total uang yang kukeluarkan adalah Rp. 19.420,-, karena mas security menyumbangkan uangnya senilai lima ribu rupiah untuk pembelian mi rebus instan.

Silakan bagi kawan-kawan yang pengen mengasah kreatifitasnya dalam hal memasak, namun masih newbie dan canggung untuk memasak dengan kuantitas yang besar, bisa mencoba masakan ini. Caranya cukup mudah, meski awalnya tetep minta petunjuk si mbok. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pastikan bahan-bahan sebagai berikut telah siap:
    • 4 butir telur ayam
    • 3 batang wortel besar
    • 4 buah cabe merah besar
    • 1 buah cabe kecil
    • 3 siung bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • garam setengah sendok teh
    • penyedap rasa seperdelapan sendok teh, karena nggak baik untuk kesehatan
    • tentu saja minyak secukupnya
  2. Bahan-bahan seperti wortel dan bawang mohon untuk dicuci bersih setelah dikupas.
  3. Iris tipis wortel dan cabe, untuk bawang merah dan bawang putih dimohon untuk dipenyet dahulu baru kemudian diiris kecil-kecil (ini pesan si mbok!).
  4. Kocok telur bersama garam secukupnya hingga merata.
  5. Panaskan minyak diatas kompor dengan api sedang.
  6. Setelah minyak mendidih, masukkan irisan bawang merah dan bawang putih, diikuti cabe besar dan kecil serta penyedap rasa.
  7. Setelah berbau harum, masukkan wortel yang telah diiris tipis.
  8. Masak hingga wortel layu selayu-layunya (tongseng).
  9. Jika dirasa sudah, kocokan telur dan garam bisa dituang.
  10. Tunggu hingga tampak matang kemudian dibalik, ini khusus untuk wajan bukan teflon.
  11. Angkat dan sajikan.

Huh, yang paling membuat lama menurutku adalah saat mengiris wortel, sungguh melelahkan dan memakan waktu, untuk itu disarankan untuk mengunyah permen karet yang kebetulan ada dalam daftar belanjaan, biar nggak bosen. Dalam acara memasak hari ini telah memakan korban, yakni jari telunjuk sebelah kiri saya secara tidak sengaja menyenggol gagang wajan penggorengan yang sangat panas waktu itu. Tapi, ada hal yang jauh lebih menyakitkan dari menyenggol wajan panas, yakni ketika hasil masakanku dikomentari oleh mas security secara tidak sopan tanpa memahami perasaan yang dilontarkan dengan wajah tanpa dosa dan dengan santai pula, “Oh, jadi Mas masak dua jam tuh hanya buat campuran telur aja tho?” Seketika aku hanya membuka mulut dan mata lebar-lebar tanpa bisa berkata apapun.

Berikut foto hasil masakanku yang boleh dibilang “lumayan” untuk ukuran newbie:

Orak-arik telur
Orak-arik telur

Dalam foto tersebut di atas terlihat begitu sederhana, nggak ada hiasan-hiasan dedaunan atau tomat dikarenakan rasa lapar yang tidak bisa ditunda-tunda lagi, apalagi hanya untuk membeli hiasan yang tidak ikut dimakan.

Malam harinya, tepatnya sebelum aku menulis postingan ini, perutku lapar lagi. Akhirnya kuputuskan membuat masakan yang sudah kurencanakan, yaitu mi rebus pake sawi. Ya sesuai dengan namanya, mi rebus kali ini hanya beda pada isinya, yaitu sawi. Langsung saja aku berikan langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Aku anggap bahan sudah ada dan siap, yaitu:
    • Sawi yang telah dicuci bersih dan dipotong sedemikian rupa
    • Mi instan rebus cukup 1 bungkus saja
    • 1 butir telur ayam
    • Garam setengah sendok teh
    • Air kurang lebih 4 gelas
  2. Didihkan 4 gelas air ke dalam panci yang sudah disiapkan.
  3. Masukkan sawi yang telah dipotong rapi ke dalam air yang telah mendidih beserta garam secukupnya.
  4. Tutup dan biarkan hingga sawi terlihat layu.
  5. Jika sudah, masukkan telur serta mi instannya.
  6. Aduk-aduk hingga merata dan matang.
  7. Mi rebus pake sawi pun akhirnya siap dinikmati.

Dan akhirnya, makan malam pun dimulai. Aroma dan rasa, tak jauh beda dari masakan asli si mbok. Aku pun serasa memakan masakan si mbok, dan sedikit demi sedikit rasa kangen pun terobati. Berikut foto dari mi rebus pake sawi tersebut:

mi rebus pake sawi
Mi rebus pake sawi

Nah, bagaimana kawan? Kepengin masak juga nggak? Asyik lho, cukup mudah bukan? Kalau di dapur kantor sih alhamdulillah bahan-bahan dasar sudah tersedia seperti beras, garam, gula, minyak goreng, penyedap rasa, bawang merah, bawang putih, cabe juga kadang ada, serta peralatannya pun juga tersedia, seperti kompor gas, magicom, wajan penggorengan, panci, dll. Jadi kalau mau masak nggak terlalu keluar banyak uang, cukup beli bahan dasarnya saja. Dan jangan lupa untuk membumbui setiap adukan dengan senyum, dijamin rasa masakan menjadi lebih baik. Terimakasih dan semoga menjadi motivasi kawan-kawan untuk memasak, terutama yang sedang kangen dengan masakan sang ibu (bagi yang punya ibu tukang masak).

6 thoughts on “Acara memasak…

  1. huakakakkakakakakakka,,,,kayake aku ngesir orak-arik telornya deh
    tapi perasaan yang namnay orak arik itu telornya bener2 ancur dan semrawut ga karuan,,,kok yg ini mulus2 aja,,,,
    Setuju banget men masak 2 jam memasak cuma mainan telur dibolak-balik di wajan…kalo aku mah udah kaya restoran mewah wes…….

    ndak papa namnay juga belajar kok…
    yah semoga hasil olahan kulinermu tidak mengecewakan lidah orang yang mencicipi,,,,soale aku ndak terlalu yakin seh…:s
    tapi tetep semangat ya cin……
    aku dukung wes,,,,,

    btw apakah kau tak ingin membuat pisang coklat isi kacang berbalut selai stlowbelly shortcake….aku yakin banget kau akan memanggil 2wanita girang untuk menemanimu membuat pisang itu tuh….
    yaitu siapa lagi kalau bukan kikyo coro dan sleeping
    wakakkakakak

  2. @kalalo terindah (tronton)
    oww, jangan salah ya, itu kubuat dengan penuh perasaan,
    so, dijamin rasanya mantaf untuk ukuran newbie
    kapan-kapan tak masakin deh,
    pasti kau tergila-gila dengan masakanku (atau jadi gila?)

  3. setuju~
    iya, emang 2 bahan itu yang mudah dan gampang dibikin😀
    kalo boleh tau situ modifnya bagaimana?
    ada ide lain mungkin?

  4. kalo arm yg modif sih…
    ntar dikasih bumper depan belakang, ada skirt, kap mesin yg buka ke atas, pintu mode scissor *lah jadi modif mobil*

    ralat ralat
    klo yg modif arm, jadinya ntar ada bazooka beam, cannon beam, infrared eye *jah, jadi gundam*

    ah gak tau lah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s