Pengalaman

Ternyata negeriku tak aman…

Pernyataan tersebut mulai mengganggu ketika mendengar berita di media terkait penggrebekan dan penangkapan anggota teroris di tanah air, yakni di Cilacap dan Purbalingga. Dan yang lebih menakutkan adalah berkeliarannya anggota teroris tersebut, yang tidak diketahui keberadaannya. Bisa saja salah satunya sedang membaca artikel ini.

Tiba-tiba beberapa pertanyaan seputar teroris menghampiri. Apa sih tujuan teroris itu? Ada yang tahu? Menurut Direktorat Politik dan Komunikasi (Ditpolkom), tujuan teroris ada dua, yakni jangka panjang dan jangka pendek. Yang utamanya sebagai berikut:

  • memperoleh pengakuan dari lokal, nasional maupun internasional atas perjuangan mereka
  • mengganggu, melemahkan dan mempermalukan pemerintah maupun militer
  • menghalangi acara-acara yang dilakukan pemerintah, seperti pemilihan umum dll
  • menciptakan perubahan yang sesuai dengan pemikiran mereka, seperti revolusi, dll

Lalu apa sih motif terorisme itu? Secara garis besar diklasifikasikan menjadi motif rasional, psikologi dan budaya. Sebagai contoh sebagai berikut:

  • membebaskan tanah air, seperti yang dilakukan Palestina saat memproklamasikan kemerdekaannya di Aljazair (15 November 1988) yang akhirnya PLO (Palestine Liberation Organization – yakni organisasi politik di Palestina) terbagi menjadi dua, Intifada dan Hamas
  • separatisme, yakni memisahkan diri dari pemerintah, yang pernah kita dengar soal GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di Aceh yang menurut Wikipedia berlangsung sejak 1976 – 2005
  • protes sistem sosial yang berlaku, seperti yang dilakukan Brigade Merah Italia dalam membebaskan Italia dari kaum kapitalis multinasionalis
  • menyingkirkan musuh-musuh politik, yang paling menonjol adalah usaha membunuh bekas PM Libya A. Hamid Bakhoush di Mesir oleh pembunuh bayaran dari Eropa

Aku pun terheran-heran saat mendapati spanduk terorisme di POIN Square Lebak Bulus dua hari lalu. Berikut foto spanduk “Awas Teroris” di pintu masuk mall B1 POIN Square Lebak Bulus:

spanduk awas teroris
spanduk awas teroris

Mari kita sama-sama waspada akan hal ini. Apalagi dikabarkan bahwa seorang anggota teroris bernama Busamudin, 39, alias Mistam, belum tertangkap, dan sekarang diprediksikan berada di Jakarta. Yang membuat saya bingung, kenapa terorisme selalu disangkutpautkan dengan Islam ya? Semoga pemerintah dapat segera menyelesaikan kasus ini dengan baik, tanpa memakan korban, amien.

4 thoughts on “Ternyata negeriku tak aman…

  1. terimakasih saudari kalalo terindah alias indah tronton untuk partisipasi mewaspadai terorisme, semoga kita dijauhkan dari yang namanya terorisme..

    yang saudari maksud para pelaku global warming, bukan teroris global warming,
    yakni siapa saja dan apa saja yang menyebabkan terjadinya pemanasan global, diantaranya yang semua orang ketahui adalah polusi (udara, air, dsb), pemborosan energi (listrik, pemanas, dsb), kemudian ternyata bahwa kotoran hewan ternak (sapi dkk) lebih berperan dalam membolongi lapisan atmosfir yang melindungi bumi dari radiasi sinar matahari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s