Makan

Memanfaatkan nasi sisa…

Nasi sisa? Mendengarkannya saja sudah membuatku hilang selera. Tapi tunggu dulu. Nasi sisa di sini bukan nasi bekas yang sudah tercampur dengan sayur dan lauk bekas orang lain. Nasi sisa yang dimaksud adalah nasi putih yang tidak termakan. Bisa karena semua keluarga sudah kenyang dan akhirnya tidak termakan, bisa juga nasi dengan usia lebih dari 1 hari yang tersimpan di mesin penghangat nasi Anda.

Jangan dibuang! Nasi yang Anda anggap berakhir di tempat sampah atau perut ayam tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai makanan lain. Orang jawa menyebutnya “Opak Puli”. Nama lainnya adalah krupuk gendar, legendar, dsb. Krupuk yang bisa dijadikan camilan atau bahkan lauk, dengan cara dan bahan sederhana.

Sebagai informasi saja, bahwa resep yang saya pakai bukanlah resep baku sebagai resep membuat opak puli yang standar. Karena latar belakang pembuatan opak puli saya adalah keterbatasan dana untuk membeli lauk dan pemanfaatan nasi sisa yang hampir setiap minggu sangatlah banyak (di kantor tempat saya bekerja). Dengan bahan seadanya, berikut resep dan cara membuatnya:

  • Siapkan bahan-bahan diantaranya:
    1. nasi putih, ambil contoh 1 piring
    2. garam 2 sendok teh
    3. bawang putih 3 siung
    4. gula setengah sendok teh, opsional
    5. ketumbar satu sendok teh, opsional
  • Uleg hingga lembut, garam, bawang putih, gula dan ketumbar.
  • Campur bumbu lembut tsb bersama nasi, kemudian remat-remat hingga tidak terlihat bentuk butiran-butiran nasi. Lakukan dengan menggunakan plastik bersih sebagai sarung tangan.

    hasil adonan
  • Setelah dirasa cukup, langkah selanjutnya adalah mencetaknya.
  • Siapkan peralatan dapur Anda untuk mencetak dan menjemur. Antara lain tampah, kantong plastik dan papan telenan (papan untuk alas mengiris bumbu dapur).
  • Siapkan tampah dan kantong plastik bersih di atasnya, sebagai alat menjemur.
  • Siapkan telenan dan plastik bersih untuk mencetak.
  • Cara mencetak, gunakan plastik bersih sebagai alas cetak. Ambil sedikit adonan (kira-kira seukuran kelereng), taruh di atas alas plastik. Ambil telenan, lalu tindih dengan kuat. Maka adonan akan berbentuk bulat tipis.
  • Setelah itu taruh dan susun dengan rapi di atas tampah yang telah diberi alas kantong plastik bersih untuk dijemur.
  • Lakukan terus hingga adonan habis.
  • Jemur krupuk yang sudah tercetak tsb di tempat panas. Gunakan pemanas alami, yakni sinar matahari. Kurang lebih 1 hari panas Jakarta.
  • Setelah kering, opak puli tsb siap untuk digoreng.

    setelah dijemur
  • Perlu diketahui bahwa semakin kering, maka opak puli yang dihasilkan akan semakin bagus dan mengembang.
  • Gunakan api kecil untuk menggorengnya.
  • Goreng hingga matang lalu opak puli siap untuk dijadikan lauk.

    opak puli

Rutinitas pemanfaatan nasi sisa sebagai opak puli ini sudah saya gunakan sejak bulan November lalu. Ini sangat efektif bagi Anda yang ingin berhemat dan ingin menghabiskan waktu di dapur. Proses pembuatannya cukup mudah dan murah.

Mari kita manfaatkan bahan-bahan makanan yang ada. Hindari membuang makanan. Karena banyak dari saudara kita yang kekurangan. Untuk itu, bagi rekan-rekan yang dilebihi rizki berupa makanan, makanlah secukupnya. Hindari membuang makanan yang masih bisa dimakan, dan jangan ragu untuk berbagi makanan dengan anak-anak jalanan, anak yatim dan mereka yang sangat membutuhkan. Semoga dapat menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi sahabat sekalian. Terimakasih.

31 thoughts on “Memanfaatkan nasi sisa…

  1. “Gunakan api kecil untuk menggorengnya.” tambahan Cin,, goreng di api yang panass.. biar hasilnya krenyess,,

    heh,, enak ini krupuke,, aku seneng,. Ntar di rumah, aku pengen nyoba ah cin,,,🙂
    mencoba resep maknyus dari chef Ochin,

  2. Gunakan api kecil untuk menggorengnya. kerasa kerupuknya ntar makin mak kresss..
    aku pengen nyoba!! Aku suka krupuk uli,, kalo ada tutorialnya bikin miler boleh juga cin,, aku amat sangat suka miler jugaaa..
    ntar insyaallah lek senggang aku coba praktekinn🙂

  3. latar belakang adanya krupuk gendar itu karena sikap kritis antara si miskin terhadap sikaya namun terkadang sikaya lupa sikap kritis itu bukan hanya diucapkan namun sikap kritis juga bisa dengan perbuatan atau tingkah laku,….dan seharusnya sikaya berterima kasih kepada simiskin dengan kecerdasan simiskin ,orang2 kaya bisa menikmati hasil tanpa mengeluarkan tenaga …..namun terkadang sikaya kebanyakan berbuat congkak dan sombong dengan meremehkan simiskin ..dan pada akhirnya kesenjangan akan terus berlanjut dan maka dari itu …….lanjutkan !!!!

  4. wes sering biasane mbokku sing gae goro2…padahal aku wes bilang ojok masak sego akeh2 buk engkok ga entek…dan kau tahu jawabnnya apa…yo benno tah nduk kan engko sisa dipakakno pitik…opz….saiki pitikku panganane elite2 ga terimo kathul tapi nasi yb baru masak dan juga oh…..ikan2 sisa…matekkk….panganane pitiku soyo elite aku ae kalah…iki mesti nek gak mbokku yo pakku

  5. @mbak sun: saya tunggu hasil jadinya😀
    @uztad fauzan: jangan terlalu serius pak mikirnya😀 miskin di dunia bisa dimaklumi, asal jangan miskin akhiratnya~
    @indah: nggak papa, yang penting nasinya kemakan semua😀 kelihatannya kau iri dengan ayam-ayam pak-mbokmu ya??

  6. @iwedth: komennya masuk ke spam tadi wedth, baru tau jadi baru tak approved
    iya wedth, silakan mencoba, aku nggak nolak kalau dikasih😀
    @amrieda as mbak kumbang-kumbang: makasih komennya, ditunggu ide kreatifnya~

    1. Wah, kalau yg udah kering bisa juga digoreng! Tinggal ditaburin bumbu kalau nasi keringnya belum dibumbuin! bisa juga diancurin menjadi seukuran beras gitu, dibumbuin garam+kaldu rasa udah bisa jadi makanan (mmm) Udah pernah nyoba dan rasanya enak! Coba deh!

    1. Ada 2 alternatif yang saat ini terpikir, yakni buat pakan ayam atau diolah seperti rengginang dengan cara dicuci dulu sampai butir-butir nasi tidak menggumpal, uleni dengan bumbu sederhana (sedikit garam dan bawang putih), jemur dan goreng:mrgreen:

  7. Wahh kreatif bgt..
    boleh di coba ni nanti,,
    kebetulan saya dan suami cm tinggal berdua d rumah,,
    jd trkadang ada sisa nasi..
    tp itu waktu di tindih pke talenan gak lengket ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s