Kalbu

Memasuki hati Rosululloh…

Masuk ke hati Rosululloh? Hmm. Apa maksudnya? Bagaimana bisa kita masuk ke hati Rosululloh?

Masuk ke hati Rosul yang dimaksudkan adalah memasukkan nama kita, menjadikan diri kita sebagai golongan beliau. Agar di dunia dan akhirat nanti kita termasuk golongan Rosululloh. Semua orang pastinya berkeinginan masuk dalam barisan orang-orang bertaqwa, barisan Rosululloh Muhammad, SAW. Lalu bagaimana caranya?

Anda pasti tahu bahwasanya Alloh akan dan telah memuliakan setiap Nabi dan RosulNya. Begitu juga Nabi besar kita, Muhammad, SAW. Baik semasa hidup maupun saat ini, ketika beliau telah wafat di dunia. Rosululloh begitu terhormat. Bahkan maqam beliau sendiri pun tak pernah sepi oleh kaum muslim yang berziarah. Namun tahukah Anda bahwa tak seorang pun yang boleh memasuki wilayah maqam Rosululloh, kecuali beberapa orang beruntung. Orang tersebut bukanlah raja atau bangsawan dari negara terpandang. Bukan pula seorang presiden, pejabat negara dan seorang ulama sekali pun. Dia adalah seseorang yang tidak bermodalkan harta maupun jabatan. Dia hanya bermodalkan sapu dan pel. Dia adalah tukang sapu.

Lalu mengapa kita membahas tukang sapu yang bermodalkan sapu dan pel untuk memasuki maqam Rosululloh?

Sama halnya dengan maqam Rosululloh. Untuk memasuki hati Rosululloh Muhammad, SAW, modal kita adalah sapu dan pel. Namun objek yang dibersihkan dalam hal ini berbeda. Untuk dapat masuk ke maqam Rosul, kita butuh sapu dan pel untuk membersihkan maqam Rosul dari debu dan kotoran yang kelihatan. Sedangkan untuk dapat memasuki hati Rosul, kita membutuhkan sapu dan pel untuk membersihkan kotoran hati yang ada pada setiap diri kita. Karena Rosul adalah orang yang mulia, yang bersih dan suci, maka Alloh tak akan pernah mengizinkan orang atau siapa pun yang kotor untuk memasuki hati beliau. Hanya hati yang bersih pula lah yang dapat masuk ke dalam hati Rosul.

Setidaknya ada 3 cara membersihkan hati kita dari kotoran hati (hasut, pelit, sombong, dkk), yaitu :

  • ibadah, sholat dan mengaji
  • sedekah, berbagi terutama kepada saudara kita yang sedang berkesusahan
  • selalu mengingat Alloh dan Rosululloh, dzikir plus sholawat

Demikianlah sajian kalbu yang saya petik dari suatu majelis taklim. Semoga dapat menambah wawasan kita dan dapat kita amalkan sebagai wujud perbaikan diri menuju predikat taqwa, amiin. Terimakasih, semoga bermanfaat.

One thought on “Memasuki hati Rosululloh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s