Kalbu

Meracik program-program bayti jannati…

Apa itu “bayti jannati”? Tersusun dari dua kata, yakni bayt (rumah) dan jannah (surga). Istilah bayti jannati bisa dimaknai sebagai rumah rasa surga. Macam mana pula rumah rasa surga itu? Yakni rumah yang di dalamnya terdapat bidadari serta suasana yang menenteramkan hati dan jiwa penghuninya. Bagaimana mewujudkannya? Saya pun sedang berusaha menuju ke sana, mewujudkan bayti jannati di tempat tinggal keluarga kami. Meski saat ini berstatus rumah kontrakan, namun kontrakan rasa surga pasti bisa diwujudkan!

ilustrasi diambil dari: soniazone.wordpress.com

Pada dasarnya, yang paling berperan mewujudkan bayti jannati adalah pemikiran, perasaan dan peraturan di dalamnya. Pemikiran para penghuninya –memandang bagaimana rumah rasa surga itu– harus sama. Yakni tempat tinggal dengan suasana surga di dalamnya. Perasaan para penghuninya pastinya akan sejalan karena satu pemikiran. Yang tak kalah krusialnya adalah peraturan. Ini mutlak diperlukan, karena segala sesuatu pasti ada aturannya. Bagaimana mewujudkan bayti jannati tersebut teknisnya ada pada peraturan di dalamnya. Peraturan ini tercermin dalam program-program bayti jannati yang akan coba kita racik dalam kesempatan kali ini.

Sebuah rumah tangga sejatinya adalah organisasi kecil, yang di sana pasti terdapat pemimpin dan yang dipimpin, serta memiliki aturan yang telah ditetapkan dan disepakati, baik sadar ataupun tidak. Terdiri dari seorang imam dengan seorang atau lebih makmum. Peran imam di sini dinobatkan kepada seorang suami, dengan makmum yang mungkin terdiri dari beberapa istri dan anak (ditambah orang tua kandung ataupun mertua bila tinggal seatap). Yang namanya imam harus tunggal.

Mari meracik program-program bayti jannati! Beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam meracik program-program bayti jannati diantaranya:

  1. Diracik dan disepakati oleh seluruh penghuninya.
    Akan sangat mudah dilakukan ketika rumah tangga tersebut baru terbentuk, namun rumah tangga yang sudah lama terbentuk juga masih memungkinkan, mengingat jumlah penghuni rumah tangga tak sebanyak anggota DPR yang sulit dikumpulkan untuk rapat. Hendaknya setiap anggota keluarga mengerti dan sadar mengapa hal ini perlu dilakukan.
  2. Berlandaskan islam.
    Ini wajib hukumnya. Karena setiap muslim yang telah baligh terikat penuh dengan syariat islam, tak terkecuali dalam berumah tangga. Inilah mengapa, dibutuhkan kekompakan penghuninya. Sama-sama kompak mengambil islam sebagai landasan segala amalan.
  3. Niat dan bersungguh-sungguh.
    Karena harus berlandaskan islam, maka niat yang paling mulia adalah untuk menggapai ridho Allah dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan bayti jannati, menjadikan rumah tangga sebagai salah satu pijakan menuju surga yang sebenarnya.
  4. Istiqomah.
    Kesungguhan dalam berupaya tersebut tercermin dari keistiqomahan penghuninya dalam menjalankan program-program yang sudah disepakati. Dan saya rasa keistiqomahan dalam komitmen inilah yang sulit, namun bisa dilakukan. Bersiaplah menghadapi virus jenuh, lalai, bosan, futur terhadap program-program yang disepakati di awal. Untuk itu kreatifitas amat dibutuhkan dalam meracik program-program bayti jannati.

Contoh program-program bayti jannati tersebut adalah:

  1. Aspek ruhiyah.
    Yang namanya bayti jannati pastilah terdapat amalan-amalan ruhiyah yang hidup subur di dalamnya. Dalam aspek ini, hablum minallah yang kuat ditekankan. Poin-poin program dalam aspek ruhiyah ini antara lain:

    • RIJAM (Rijal Jama’ah Fardhu di Masjid)
      periode: harian
      keterangan: sholat fardhu berjama’ah di masjid bagi laki-laki
      fadhilah: sholat berjama’ah dan awal waktu
    • MARUS (Maghrib Tadarus Qur’an)
      periode: harian, ba’da maghrib
      keterangan: 1 orang membaca, yang lain menyimak, bergantian
      fadhilah: perbaikan tahsin dan tartil
    • QILAL (Qiyamul Layl)
      periode: harian, sepertiga malam terakhir
      keterangan: minimal 4 roka’at tahajud, 3 roka’at witir
      fadhilah: qiyamul layl
    • SHOUM (Shoum Sunnah)
      periode: mingguan, insidental
      keterangan: senin-kamis, rajab, syawal, dll
      fadhilah: shoum sunnah
    • MUSTI (Muhasabah Sebelum Tidur)
      periode: harian, sebelum tidur
      keterangan: muhasabah diri, berapa dosa yang diperbuat hari itu
      fadhilah: hablum minanfusihim
  2. Aspek tsaqofah
    Ruhiyah ok, tsaqofah juga harus ok! Bayti jannati pastinya dihuni oleh muslim yang senantiasa meningkatkan derajat keilmuannya. Karena itu, program untuk mendongkrak tsaqofah keislaman tak boleh diabaikan. Beberapa poin yang mendukung aspek tsaqofah ini antara lain:

    • SEAYAT (Satu Hari Satu Ayat)
      periode: harian
      keterangan: hafalan 1 hari 1 ayat Qur’an, plus terjemahnya
      fadhilah: tsaqofah
    • SEBUKU (Satu Bulan Satu Buku)
      periode: bulanan
      keterangan: 1 bulan membaca 1 buku keislaman lalu presentasi
      fadhilah: tsaqofah
    • SILAM (Tausiyah Sepertiga Malam Terakhir)
      periode: harian/mingguan
      keterangan: imam memberi tausiyah ba’da qiamul layl
      fadhilah: tsaqofah
    • LUSA (Evaluasi Tsaqofah)
      periode: bulanan
      keterangan: evaluasi program SEBUKU, presentasi-tanya-jawab
      fadhilah: tsaqofah, berani bicara
  3. Aspek jasadiyah
    Muslim ideal adalah muslim yang sehat jiwa dan raga. Untuk menjaga kesehatan raga, perlu dibuat program dalam aspek jasadiyah. Beberapa contoh program tersebut adalah:

    • LAPAR (Lari Pagi Bersama)
      periode: mingguan
      keterangan: lari/jalan pagi bersama anggota keluarga
      fadhilah: kesehatan jasad
    • OBER (Olahraga Bermain)
      periode: mingguan
      keterangan: ayah dan anak bermain bola, bulutangkis, dll
      fadhilah: kesehatan jasad
  4. Aspek ukhuwah
    Rumah rasa surga pasti tak sepi dari kunjungan-kunjungan silaturahmi. Karena banyak anjuran dan fadhilah menjaga ukhuwah, maka aspek ukhuwah ini tak boleh dianggap remeh. Bagi keluarga muslim, silaturahmi dapat dijadikan sarana rekreasi dan refreshing dari kejenuhan. Hendaknya aspek ini memiliki program-program yang spesifik, misalnya seperti:

    • SIKU (Silah Ukhuwah)
      periode: dwi mingguan/bulanan
      keterangan: sekeluarga silaturahmi ke saudara atau kerabat
      fadhilah: silaturahmi, rekreasi
    • BUNGA (Tabungan Surga)
      periode: bulanan
      keterangan: shodaqoh anak yatim, saudara yang kekurangan
      fadhilah: shodaqoh
    • ASIH (Hari Ahad Bersih-bersih)
      periode: mingguan
      keterangan: kerja bakti bersama seluruh anggota keluarga
      fadhilah: syu’ur jama’i, kebersihan lingkungan
    • RAKEL (Rapat Keluarga)
      periode: bulanan, insidental
      keterangan: pertemuan membahas problem keluarga, progres anak
      fadhilah: syu’ur jama’i
  5. Aspek dakwah
    Cahaya islam yang ada dalam bayti jannati hendaknya tidak hanya memancar ke dalam, namun juga ke luar. Sehingga cahaya islam dapat dirasakan oleh lingkungan sekitarnya. Cahaya islam yang dipancarkan ke luar itu berupa amaliyah dakwah. Keluarga muslim yang seratus persen terikat syariah sudah tentu memposisikan dakwah islam sejajar dengan amalan-amalan fardhu lain, seperti sholat, zakat, shoum romadhon, menutup aurat, dan sebagainya. Setidaknya, amalan dakwah yang dapat dijadikan program seperti:

    • LPJ (Les Plus Ngaji)
      periode: mingguan
      keterangan: menerima les anak-anak plus ngaji keislaman
      fadhilah: dakwah
    • TEBAR (Tebar Buletin Islam)
      periode: mingguan
      keterangan: bagi-bagi buletin islam kepada tetangga
      fadhilah: silaturahmi, dakwah
    • PANDA (Papan Dakwah)
      periode: mingguan, insidental
      keterangan: pengadaan papan untuk wadah tulisan-tulisan islam
      fadhilah: dakwah
  6. Aspek maliyah
    Tak dapat dipungkiri, aspek maliyah atau aspek finansial sangat penting dalam rumah tangga. Berapapun besarnya maliyah yang dimiliki oleh keluarga muslim, hendaknya keberkahan menjadi target utama. Karena bayti jannati berisikan pribadi muslim yang sholih-sholiha, mereka pun jernih dan jeli dalam memandang aspek maliyah. Bukan banyak-sedikitnya harta, namun berkah-tidaknya harta yang menjadi titipan Al Khaliq tersebut. Muslim yang jeli, pasti memiliki visi ke depan, bahwasanya tabungan akhirat tak boleh kalah dari tabungan dunia. Setidaknya ada beberapa program yang mendukung hal tersebut, diantaranya:

    • TAJI (Tabungan Haji)
      periode: mingguan/bulanan
      keterangan: menganggarkan nominal tertentu untuk haji
      fadhilah: kesiapan haji
    • TAQUR (Tabungan Qurban)
      periode: mingguan/bulanan
      keterangan: menganggarkan nominal tertentu untuk qurban
      fadhilah: persiapan qurban
    • KANWAR (Kantung Pengeluaran)
      periode: bulanan
      keterangan: siapkan kantung sebagai pos-pos pengeluaran
      fadhilah: efektifitas finansial
    • JURNAL (Jurnal Pengeluaran)
      periode: harian
      keterangan: mencatat pengeluaran harian, laporan bulanan
      fadhilah: efektifitas finansial

Program-program tersebut di atas hanyalah ide. Seberapapun bagusnya program-program yang diracik, terpenting adalah implementasinya. Untuk lebih menguatkan komitmen, program-program bayti jannati yang telah tersusun baiknya diketik rapi, dicetak, ditandatangani oleh semua anggota keluarga, dan ditempel di ruang keluarga. Untuk beberapa program yang sensitif, misal program maliyah (keuangan), baiknya hanya diketahui oleh ayah sebagai kepala keluarga dan ibu sebagai manajer keuangan. Karena dikhawatirkan menjadi beban bagi sang anak bila mengetahuinya.

Contoh program-program tersebut di atas diracik untuk keluarga ideal, yang sosok suami ada di rumah setiap harinya. Untuk kasus-kasus tertentu, seperti ketiadaan suami di rumah –karena kerja di luar kota misalkan– maka program-program bayti jannati hendaknya disesuaikan. Lagi-lagi kreatifitas dibutuhkan dalam hal ini.

Akhir kata, mari kita bersama-sama mewujudkan bayti jannati di tempat tinggal kita! Jadikan rumah tangga kita, rumah tangga yang terbaik! Jangan menjadi rumah tangga yang biasa-biasa saja! Jadikan keluarga kita, keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah, dinamis, solutif, ideologis! Jangan menjadi keluarga yang biasa-biasa saja! Semoga bermanfaat, kritik dan saran sangat diharapkan. Selamat meracik program-program bayti jannati bersama keluarga!

12 thoughts on “Meracik program-program bayti jannati…

  1. Weleh2 mas.. Ini program kalo dihitung2 sudah muantep tenan.
    kalo dibikin proposal pasti tembus. hehehe..

    Bermanfaat ni postingnya🙂

    1. itu nyari-nyari di google mbak e, yg gambar rumah+ibu berkerudung dan berjilbab+bapak+anak cowok blm nemu.. karena kesusu, jadi yg ini aja dah dicomot :p

  2. beberapa hari kemarin aku menimbang2 apakah hari minggu ini waktu yang tepat untuk jalan2 ke balaraja, tapi jumat kemarin memutuskan belum waktunya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s