Pengalaman

Sebuah pertanyaan kepada yang senior…

Awalnya tak terlintas sedikit pun tentang pertanyaan ini. Malam itu memang penghuni kamar mess belum lengkap. Biasanya empat hingga lima orang. Namun, saat itu masih tiga orang, termasuk aku.

Malam itu memang belum larut. Tapi beberapa orang sudah nampak lelah dan ingin segera merebahkan diri di atas kasur masing-masing. Aku salah satunya.

danshi koukousei no nichijou

Beberapa obrolan sahut bersambut antara kami. Obrolan yang didominasi oleh guyonan empuk seputar “keinginan beristri dua”. Oh ya, masing-masing dari kami sudah berumah tangga. Guyonan malam itu sebenarnya lebih ke arah ledekan kepada seorang dari kami yang nampaknya memiliki hasrat menggebu tentang ini. Eit, bukan aku ya!

Beberapa gelak tawa yang tak begitu keras seperti teredam. Sebuah pertanyaan yang keluar dari lisan ini yang menjadi pelakunya. “Oh ya, usia pernikahan Mas Yudha sudah jalan berapa tahun ya?” Langsung saja dijawab, “Sepuluh tahun, Niko!”

“Kalau Kang Asep?”, lanjutku bertanya kepada satu orang lagi di kamar itu. Di antara ketiga orang di kamar itu, akulah yang junior dalam usia pernikahan. “Saya lima belas tahun”, jawabnya singkat. Artinya, jam terbang mereka berdua sebagai suami lebih banyak dari padaku, yang baru genap dua tahun dalam lima bulan ke depan. Pikiranku mengembang. Pertanyaanku tak berakhir di sini!

“Oh iya Mas, di tahun keberapa nih yang dirasa tahun terberat dalam pernikahan, kalau boleh tahu? Ada tips atau saran masukan nggak nih buat saya yang junior ini?” Dan mulailah puluhan kalimat terucap dari para senior di kamar itu. Kalimat-kalimat yang paling berbobot dari seluruh obrolan malam itu.

“Kalau saya, tahun terberat pernikahan itu tahun pertama, karena…” Belum selesai seorang dari mereka bercerita, salah seorang lain menimpali, “Kalau saya enggak! Tahun terberat pernikahan itu ketika anak kedua saya lahir. Berarti itu sekitar tahun ketujuh! Kerasa banget dah waktu itu. Ya meskipun setiap orang beda-beda ya, kapan pernikahan mereka ada di titik nadir. Tapi kalau saya sih di tahun ketujuh!”

Bersambung…

Advertisements

8 thoughts on “Sebuah pertanyaan kepada yang senior…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s