Pengalaman

Sms tipu-tipu makin marak…

Pernahkah Anda mendapat sms dari nomor tak dikenal memberitahukan bahwa Anda terpilih menjadi pemenang undian operator telekomunikasi atau bank tertentu? Kalau saya bukan sekedar pernah, tapi sering! Beberapa sms memberitahukan hadiah atau uang undian puluhan juta rupiah yang memikat, lalu diselipkan pula alamat website untuk mengetahui info lebih lanjut. Dari sini, sebagai orang yang pernah belajar IT atau setidaknya memiliki maklumat tentang internet, domain dan hosting, mungkin kita dengan mudah menentukan bahwa sms tersebut terindikasi tipu-tipu dengan melihat alamat (url) yang tertera dalam sms tersebut. Namun bagaimana bila sang penerima sms tersebut seorang yang belum memiliki maklumat tersebut? Terlebih bila dia adalah seseorang dengan “ekonomi terjepit”? Hasratnya yang menggebu bisa jadi akan mendorongnya mempercayai dan menindaklanjuti sms tersebut. Hal itulah yang mengusik dan melatarbelakangi postingan ini.

Mengenal variasi sms tipu-tipu

Sejauh beberapa sms tipu-tipu yang pernah saya dapat, setidaknya ada 2 jenis undian yang dijadikan pancingan; program operator telekomunikasi dan bank. Mereka menggunakan nama-nama program undian operator telekomunikasi besar, seperti telkomsel poin, indosat poin plus-plus, dsb. Dari program undian bank, mereka menggunakan nama seperti untung beliung britama BRI, Mandiri fiesta poin, gebyar tahapan BCA, dsb. Hadiah yang mereka informasikan biasanya berupa mobil, motor, atau uang senilai puluhan juta rupiah. Waktu itu saya pernah diiming-imingi 75 juta dan 40 juta. Tak lupa mereka menyantumkan kontak informasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang maksud sms tersebut. Kontak yang marak adalah alamat sebuah website, terkadang nomor handphone. Dengan 3 hal ini (program undian, hadiah menggiurkan, dan kontak lebih lanjut) mereka memancing calon korban.

Mengenal ciri-ciri sms tipu-tipu

Dari beberapa sms tipu-tipu yang masuk, setidaknya ada 3 hal yang mencirikan bahwa sms tersebut termasuk tipu-tipu, antara lain:

  1. Nomor pengirim (sender) tertera
    Tidak masuk akal bila pihak penyelenggara undian yang notabene perusahaan besar, seperti operator telekomunikasi maupun bank dalam hal ini, mengirimkan pesan singkat (sms) dengan mencantumkan nomor handphone pengirim semisal +62812xxxxxxxx, +62857xxxxxxxx. Bukankah mereka dengan mudah mengganti nomor pengirim dengan sebuah nama yang merupakan brand mereka, seperti TELKOMSEL, INDOSAT, BRI? Oh iya, sebagai informasi, memang sekarang sudah ada trik-trik atau cara yang bisa menyembunyikan nomor handphone kita dan menggantinya dengan rangkaian abjad. Ada yang menyebutnya “Bulk SMS”, ada juga yang menyebutnya “Fake SMS”. Jadi, tetap berhati-hati!
  2. Kontak alamat website (url) palsu
    Yang dimaksud palsu adalah sang pengirim sms menyantumkan alamat website yang domainnya tidak mengarah ke domain perusahaan penyelenggara undian. Seperti contoh kasus sms tipu-tipu mengatasnamakan Telkomsel. Diketahui bahwa nama domain yang dimiliki Telkomsel adalah telkomsel.com, sehingga kalaupun ada informasi resmi dari Telkomsel harusnya masih dalam domain tersebut (misal: xxx.telkomsel.com atau telkomsel.com/xxx). Di luar itu, hampir dipastikan website tipu-tipu. Seperti contoh sms tipu-tipu yang pernah saya terima, tertera kejutanhadiahtelkomsel.blogspot.com, ada juga kejutanindosatpoin-plusplus.weebly.com yang keduanya tidak mengandung domain yang dimiliki oleh perusahaan sebenarnya, yakni bukan telkomsel.com dan indosat.com. Yang satu menumpang di blogspot.com, yang satu menumpang di weebly.com. Keduanya merupakan tempat gratisan membuat blog. Tidak mungkin kan sebuah perusahaan besar menggunakan tempat hosting gratisan? Dari sini saja sudah dipastikan menipu!
    Sekedar informasi singkat tentang penamaan url (Uniform Resource Locator) atau alamat website, paling tidak mengandung nama domain diikuti TLD (Top Level Domain). Yang kita perhatikan adalah nama domainnya. Bila nama domainnya tidak mengarah ke domain perusahaan aslinya, jelas terindikasi tipu-tipu. Tentang url bisa dilihat ilustrasinya berikut ini:komposisi nama domain
  3. Disuruh transfer uang
    Yang diincar oleh penipu adalah uang kita. Utamanya uang yang ada di ATM calon korban. Maka dari itu, sudah bisa dipastikan kita akan disuruh transfer uang dengan segala alasan! Bila hadiah yang dikabarkan adalah kendaraan bermotor, maka alasan yang akan disampaikan adalah transfer uang untuk biaya BBN (Biaya Balik Nama STNK/BPKB). Kadang menggunakan alasan pajak hadiah sebagai alasan. Bila kontak yang disampaikan bukan berupa halaman website, namun nomor handphone atas nama seseorang, maka abaikan saja! Jangan buang-buang pulsa untuk menelpon seorang penipu yang akan menyuruh Anda pergi ke ATM terdekat dan memandu Anda untuk mentransfer uang ke rekening doi. Jelas sekali tipu-tipunya! Hal ini tertulis di halaman web tipu-tipu tersebut, penampakannya sebagai berikut:
    tipu-tipu 02
    tipu-tipu 01

Dengan mengetahui 3 ciri utama tersebut, diharapkan kita semua bisa berhati-hati untuk tidak kena tipu-tipu. Memang sms tipu-tipu model seperti ini sudah lama marak, namun saat ini masih saja marak. Apa yang bisa dilakukan? Kita dapat melakukan pengaduan (yang dinukil dari detik.com) dengan langkah sebagai berikut:
langkah-sms-tipu-ok2

Saat baca beritanya di detik.com, ternyata banyak juga yang jadi korban. Sasaran empuk pelaku tipu-tipu adalah orang awam seperti orang lanjut usia dan kalangan pembantu rumah tangga. Bila disimak peristiwa ini, sebenarnya ada 3 hal yang mencolok. Pertama, ada saja orang yang memiliki niat jahat menggunakan teknologi untuk mendapatkan uang dengan cepat tanpa memandang jalan tersebut haram. Kedua, ada saja orang yang tertipu karena kurangnya informasi – padahal sangat mudah dikenali indikasi tipu-tipunya – dan mudah tergiurnya iming-iming hadiah dikarenakan besarnya cinta kepada harta serta didesak oleh “jepitan ekonomi”. Ketiga, sejatinya bila ditarik akar masalahnya, didapati sistem ekonomi yang tidak bersabahat dengan semua golongan, sulit dijangkau oleh golongan menengah ke bawah dan tidak terpeliharanya iman masyarakat melahirkan kecurangan segelintir oknum kriminal dalam mencukupi kebutuhannya.

Solusi yang ditawarkan? Jangka pendek: Laporkan setiap sms tipu-tipu ke pihak berwajib untuk dibereskan. Jangka panjang: Selesaikan akar masalahnya! Ganti sistem ekonomi yang tidak bersahabat seperti saat ini dengan sistem ekonomi islam. Alasan ganti sistem kurang dapat diterima? Semoga di lain waktu ada kesempatan sharing tentang alasan-alasan mendesak untuk ganti sistem (bukan hanya sistem ekonomi), insya’a Allah. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Advertisements

4 thoughts on “Sms tipu-tipu makin marak…

  1. hehehehe, alangkah lucunya mereka yang menipu dan lebih lucu lagi kalo kita tertutup dengan teknologi. semoga negeri ini masih dalam kasih sayangnya Allah, dan orang-orang yang suka tipu-tipu di SMS dll bisa cepet bertobat untuk belajar mencari rizki yang halal 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s