Kuliah

Garuda Indonesia and The RACER

Kinerja manajemen dan organisasi niaga salah satunya dapat dilihat dari terwujudnya efisiensi di dalamnya. Dalam evaluasi kinerja setahun terakhir, Garuda Indonesia telah mencapai fungsi manajemen dan organisasi tersebut. Di bawah kendali Arif Wibowo sebagai Direktur Utama, Garuda Indonesia berhasil “take-off” dari kerugian dan “landing” pada kondisi finansial yang positif melalui 3 strategi efisiensi dengan tetap mengedepankan visinya menjadi perusahaan penerbangan yang andal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.

logo-hires1

Berbicara efisiensi, 3 strategi yang digagas oleh Dirut PT Garuda Indonesia saat ini, dan tengah dijalankan dalam operasionalnya nampak berjalan sesuai harapan. Efisiensi adalah ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan sesuatu (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya); kedayagunaan; ketepatgunaan; kesangkilan (KBBI). Efisiensi juga dapat diartikan sebagai perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang dilakukan dalam penggunaan sumber-sumber dan waktu (input).

RACER With Garuda?

Racer? Pembalap? Benar. Namun RaCer yang dimaksud di sini adalah akronim dari 3 strategi yang tengah dijalani oleh manajemen Garuda Indonesia, yakni Revenue generator, Cost driver, dan Refinancing (RaCeR).

Arif menuturkan upaya mendongkrak keuntungan dapat dilakukan melalui beberapa cara, yakni meningkatkan kualitas personel dan menambah peralatan. Hal lain yang harus diperhatikan direksi Garuda, tutur Arif, adalah memastikan keamanan finansial. Karena itu, dia akan memastikan kesehatan finansial perseroan aman hingga satu tahun ke depan.

Untuk aspek pengendalian biaya, kata dia, akan dilakukan dengan cara merestrukturisasi komponen-komponen beban operasi perusahaan. “Stagnasi ekonomi pada tahun depan akan mempengaruhi industri penerbangan. Dengan demikian, struktur biaya harus kompetitif,” katanya. Dikutip dari redaksi Tempo.

Efesiensi merupakan syarat atau ukuran pelaksanaan kerja yang paling tepat sehingga organisasi dan manajemen sebagai bantuan teknis dan praktis dalam pelaksanaan fungsi manajemen bisa berjalan lancar yaitu pemaksimalan manfaat sumber-sumber yang dimiliki. Efisiensi dapat dicapai dengan beberapa syarat berikut:

  • Berhasil guna (efektif)

Kegiatan telah dilaksanakan dengan tepat dalam arti target tercapai sesuai waktu yang ditetapkan tanpa mengabaikan kualitas. Hal ini terlihat pada strategi pengendalian biaya atau cost driver. Pada 2015 tengah dicanangkan pengurangan jumlah kru kabin pesawat dan biaya sewa kamar hotel guna menekan beban jaringan (network) dan mencapai target efisiensi beban non-fuel sebesar US$ 198 juta.

 

GA - GCA

Namun dengan segala penekanan biaya tersebut, kualitas pelayanan tetap terjaga, terbukti dengan diraihnya Good Corporate Governance Award 2015 Indonesia Most Trusted Companies oleh SWA, IICG.

  • Ekonomis

Dalam usaha pencapaian efektif maka biaya, tenaga kerja, material, peralatan, waktu, ruangan dan lain-lain telah digunakan dengan tepat sesuai dengan perencanaan sehingga tidak terjadi pemborosan, penyelewengan dan korupsi. Pada strategi menggenjot keuntungan (revenue generator), pengendalian biaya (cost driver), dan memastikan keamanan finansial (refinancing). , hal ini dapat dicapai. Terbukti dengan laporan keuangan Garuda Indonesia pada Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian periode 30 September 2015 yang dipublikasi pada Bursa Efek Indonesia dalam Laporan Keuangan & Tahunan perusahaan terdaftar menunjukkan pencapaian laba per saham dasar 0.00194 (USD) setelah setahun sebelumnya rugi per saham di angka -0.00919 (USD).

  • Pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan

Untuk membuktikan bahwa dalam pelaksanaan kerja benar-benar di buat seobyektif mungkin, mencerminkan fakta sesungguhnya, dengan membuat report-report sebagai bukti pengeluaran pengeluaran yang telah dilakukan. Hal ini tentu saja suatu kewajiban dari semua organisasi niaga, dengan melakukan publikasi laporan keuangan dan tahunan. Pada Garuda Indonesia, laporan keuangan dan tahunan tersebut telah dipublikasi pada 23 Oktober 2015 pada Bursa Efek Indonesia.

  • Pembagian kerja yang nyata

Dalam pembagian kerja harus didasarkan pada kemampuan masing-masing individu yaitu benar-benar berdasarkan beban kerja, ukuran kemampuan kerja dan waktu yang tersedia. Hal ini turut serta menjadi concern Garuda Indonesia, terbukti dengan adanya divisi tersendiri dalam struktur organisasinya yang mengurusi SDM, yakni Divisi SDM & Umum membawahi Human Capital Management.

  • Prosedur kerja yang praktis

Untuk menegaskan bahwa organisasi dan manajemen merupakan kegiatan praktis, maka target efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan serta pelayanan kerja yang memuaskanharuslah merupakan kegiatan-kegiatan operasional yang dapat dilaksanakan dengan lancar dan tidak hanya berhenti sebagai konsep-konsep teoritis di atas kertas saja organisasi dan manajemen menunjukan kegiatan ilmiah dan praktis yang urutan tahap demi tahap mencerminkan asal pekerjaan, kemana akan diteruskan dan kapan selesainya.

GA - ISO

Dengan diraihnya Certificate of Registration Quality Management System – ISO 9001:2015 menandakan bahwa kegiatan operasional yang dilakukan Garuda Indonesia telah memenuhi prosedur kerja yang baik dan memenuhi kelayakan sebuah armada penerbangan.

Kesimpulan

Melihat beberapa syarat efisiensi yang terpenuhi tersebut di atas, penulis menilai bahwa Garuda Indonesia telah mencapai kondisi efisiensi yang baik. Utamanya terlihat pada laporan keuangan dan tahunan yang menunjukkan nilai positif. Efisiensi berhasil dilakukan selama setahun terakhir dengan tanpa melemahkan aspek pelayanan. Terbukti dengan beberapa sertifikasi dan penghargaan yang didapat.

Sumber Referensi

Bursa Efek Indonesia. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Tersedia: http://www.idx.co.id/Portals/0/StaticData/../GIAA_LK_TW%20III%20Sept%202015.pdf [27 Januari 2016]

CNN Indonesia. Garuda Bakal Pangkas Kru Kabin dan Hemat Biaya Sewa Hotel. Tersedia: http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20150821111129-92-73538/garuda-bakal-pangkas.. [27 Januari 2016]

Garuda Indonesia. Award. Tersedia: https://www.garuda-indonesia.com/id/en/corporate-partners/company-profile/awards/index.page? [27 Januari 2016]

Garuda Indonesia. Visi dan Misi Perusahaan. Tersedia: https://www.garuda-indonesia.com/id/id/corporate-partners/company-profile/company-vision-mission/index.page? [27 Januari 2016]

SWA. Strategi Garuda Tingkatkan Efisiensi. Tersedia: http://swa.co.id/business-strategy/management/strategi-garuda-tingkatkan-efisiensi [27 Januari 2016]

Tempo.co. Benahi Garuda, Arif Wibowo Punya Tiga Strategi [online]. Tersedia: http://bisnis.tempo.co/read/news/2014/12/12/090628131/benahi-garuda-arif-wibowo-punya-tiga-strategi [27 Januari 2016]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s