Pengalaman

Marhaban ya Aisyah…

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Marhaban ya Aisyah, selamat datang di bumi Allah. Hari itu, Minggu malam Senin, malam 29 Ramadhan 1437H, bertepatan dengan 3 Juli 2016M, engkau terlahir ke dunia pada waktu maghrib di wilayah Grobogan, Jawa Tengah. Alhamdulillah engkau terlahir dengan berat 2,8 kg dan panjang 48 cm dengan selamat dan perjuangan panjang bersama Bundamu.

Sebagaimana pesan Abi kepada kakakmu, Mas Hamzah, ketahuilah bahwa engkau adalah ciptaan Allah. Engkau adalah hamba Allah, sama seperti abi, bunda, dan manusia yang lain. Engkau diciptakan dari ketiadaan dengan maksud untuk beribadah kepada Allah, bukan yang lain. Engkau adalah mahluk ciptaanNya yang sempurna dengan berbekal akal yang membedakanmu dengan ciptaanNya yang lain, maka dari itu engkau pun harus menaati segala aturan Allah dengan sempurna. Engkau terlahir dari rahim bundamu adalah atas izin Allah. Engkau terlahir sebagai anak kedua abi adalah atas izin Allah. Engkau terlahir sebagai seorang perempuan dan adik dari Mas Hamzah adalah atas izin Allah. Engkau terlahir sehat dan selamat pun atas izin Allah. Bersyukurlah kepada Allah, Nak! Berimanlah kepada Allah. Taat dan bersyukurlah kepada Allah dengan memeluk islam sebagai aqidah dan jalan hidupmu. Berbaktilah kepada islam! Berimanlah kepada Allah, karena tidak ada illah yang berhak disembah kecuali Allah semata. Laa ilaaha illallah. لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ

Nak, penting untuk kau ketahui pula bahwa Muhammad adalah Nabi, Rosul dan teladan bagimu. Ingat, teladan seluruh perbuatanmu! Baik dalam berhubungan dengan Allah, berhubungan dengan sesama, maupun hubunganmu dengan dirimu sendiri. Melalui Rosulullah Muhammadlah risalah Allah sampai kepada abi, bunda, dan juga kepadamu. Banyaklah sholawat kepada beliau agar engkau mendapat syafaatnya kelak di hari akhir. Ketahuilah bahwa Rosulullah Muhammad adalah penutup para nabi dan penyempurna syariat Allah yang diwahyukan kepada para nabi dan rosul sebelumnya, maka jangan sekali-kali engkau memiliki pemahaman bahwa ada nabi dan/atau Rosul setelahnya. Laa ilaaha illallah muhammadur rasulullah. لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوُل اللّهِ

Nak, Allah telah menciptakan manusia, termasuk engkau, abi dan bunda untuk hidup di dunia dengan aturan dan petunjukNya yang termaktub dalam Al Qur’an yang diwahyukan kepada qudwah kita, Rosulullah Muhammad Sholallahu alaihi wasallam. Maka jadikanlah qur’an, sunnah, ijma’us shohabat dan qiyas assyar’i sebagai landasan segala amalan. Engkau harus mengimani qur’an dan segala isi yang terkandung di dalamnya, karena qur’an adalah murni kalam Allah yang senantiasa terjaga hingga yaumil akhir. Termasuk di dalamnya tentang malaikat dan hari akhir.

Aisyah, anakku, betapa besar harapan abi dan bunda kepadamu agar engkau tumbuh dan berkembang menjadi seorang hamba Allah yang sholihah. Menjadi layaknya Ummul Mukminin, Siti Aisyah ra. berikutnya yang dikenal dengan ketajaman intelektual dan akhlaknya yang mulia. Beliau adalah panutan muslimah di penjuru dunia. Sebagaimana kami memberimu nama Aisyah adalah doa abi dan bunda agar segala sifat mulia Ummul Mukminin Siti Aisyah ra. Allah izinkan juga ada padamu. Tuntutlah ilmu yang bermanfaat saat kau tumbuh nanti, semoga Allah mengizinkanmu mengenyam pendidikan tinggi. Tak perlu resah dengan anggapan, “Wanita tak perlu berpendidikan tinggi jika akhirnya menjadi ibu rumah tangga”. Karena dalam islam, setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan wajib menuntut ilmu.

Aisyah, anakku, engkau terlahir di bulan mulia, bulan spesial ummat muslim, bulan Ramadhan, bulan dimana segala amal ibadah dilipat gandakan, bulan diturunkannya Al Qur’an, bulan penuh hikmah dan berkah bagi yang mendapatkannya, bulan yang di dalamnya terdapat lailatul qodar, untuk itulah abi dan bunda menyematkan doa dalam namamu, “Nur Ramadhani”, agar cahaya kebaikan dan keberkahan bulan Ramadhan senantiasa bersamamu.

Aisyah, anakku, engkau adalah amanah Allah untuk abi dan bunda, sebagaimana juga kakakmu, Mas Hamzah. Engkau adalah anak yang dianugerahkan Allah untuk abi dan bunda asuh, sayang, didik, pelihara dan untuk kami antarkan engkau menjadi hamba Allah yang tahu hakikat penciptaan. Tentu atas izin dan bantuan Allah. Ingat, abi dan bunda hanyalah pengantar. Yang namanya pengantar pasti akan berpisah pada waktu yang telah Allah tentukan kelak. Bisa abi atau bunda dahulu yang berpisah denganmu, bisa juga Aisyah yang terlebih dulu berpisah dengan abi dan bunda. Bila waktu itu tiba, janganlah kau bersedih. Janganlah kau merasa tak punya siapa-siapa lagi. Dialah Allah yang Maha Kuasa yang harus kau tuju. Dialah Allah yang Maha Kaya, yang dariNyalah rizkimu berasal. Bukan abi atau bunda yang memberikanmu makan dan minum, Nak! Bukan! Abi dan bunda hanyalah perantaraan yang Allah berikan untukmu. Untuk itu bersabarlah dan jangan berputus asa. Ada Allah, pemilik alam dan seisinya.

Anakku, Aisyah Nur Ramadhani, menjadi seorang muslimah di zaman ini, dalam masa dimana menggenggam islam bagai menggenggam bara api adalah sulit. Namun tetaplah perpegang teguh terhadap islam. Semoga Allah senantiasa meneguhkan iman dan islammu, serta melindungimu dari godaan setan, karena setan adalah musuh sejatimu. Jadilah pula pengingat dan penguat kami dalam berislam.

Anakku, Aisyah Nur Ramadhani, menjadi seorang wanita muslimah sholihah di zaman ini adalah suatu yang berat, namun bila dan semoga engkau bisa mendapatkan gelar sholihah di mata Allah, engkau adalah sebaik-baik perhiasan dunia. Berhati-hatilah dalam setiap tindakan, karena seorang wanita bisa menjadi fitnah dan penyebab terjerumusnya seorang lelaki dalam neraka Allah bila menyimpang dari islam. Semoga Allah senantiasa memberikan kesanggupan kepada abi dan bunda untuk mendidikmu juga Mas Hamzah di jalan yang lurus hingga akhir hayat.

Semoga Allah meridhoi dan mengizinkan kita semua berkumpul bersama Rosul dan orang-orang sholih di surgaNya kelak, aamiin aamiin Ya Rabbal alamin.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Dari Abi untukmu, Aisyah Nur Ramadhani.
Jakarta, 10 Syawal 1437H | 15 Juli 2016M

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s