Kuliah

Berkenalan dengan IPv6…

IPv6? Apa tuh?

IPv6, dibaca IP (internet protocol) versi 6, adalah protokol internet versi baru yang didesain sebagai pengganti dari Internet protocol versi 4 (IPv4) yang didefinisikan dalam RFC 791. IPv6 yang memiliki kapasitas alamat (address) raksasa (128 bit), mendukung penyusunan alamat secara terstruktur, yang memungkinkan internet terus berkembang dan menyediakan kemampuan routing baru yang tidak terdapat pada IPv4. IPv6 memiliki tipe alamat anycast yang dapat digunakan untuk pemilihan route secara efisien. Selain itu IPv6 juga dilengkapi oleh mekanisme penggunaan alamat secara lokal yang memungkinkan terwujudnya instalasi secara Plug&Play, serta menyediakan platform bagi cara baru pemakaian internet, seperti dukungan terhadap aliran data secara real-time, pemilihan provider, mobilitas host, end-to-end security, maupun konfigurasi otomatis.

Pengalamatan IPv6

Dalam arsitektur pengalamatannya alamat IPv6 mempunyai ukuran 128 bits yang artinya berjumlah sekitar 2^128 atau 3,4 x 10^38 alamat. Namun perhitungan teori ini tidaklah sepenuhnya akurat karena adanya hirarki routing dan kenyataan bahwa pada akhirnya nanti sebuah alamat akan didelegasikan sebagai blok yang bersambung dan bukan sebagai tiap-tiap satuan alamat.

Alamat IPv6 tersebut kira-kira akan terpotong setengahnya. Tidak akan pernah ada subnet yang memiliki 64 bit alamat signifikan atau lebih. Dari 128 bit tersebut hanya akan digunakan 64 bit untuk  routing global dan internal yang disebut sebagai routing prefix.  Sisa 64 bit dari alamatlah yang akan menunjukkan sebuah host pada suatu subnet yang disebut sebagai host identifier atau host id.

Alamat ini bisa direpresentasikan menjadi 8 segmen bilangan 16 bit dalam bilangan heksa antara 0x0000 s.d 0xffff misal:
2001:d30:3:242:0000:0000:0000:1
Untuk penyederhanaan bisa dituliskan sebagai berikut :
2001:d30:3:242:0:0:0:1
atau,
2001:d30:3:242::1

Untuk pendelegasian ke subnet biasanya akan dinyatakan dalam blok alamat yang dituliskan dalam blok alamat dengan panjang prefix tertentu dengan notasi CIDR seperti misalnya:
2001:d30:3:240::/56

Alamat IPv6 ini dapat diklasifikasikan menjadi 3, yaitu:

  1. Alamat UnicastGlobal Unicast, merupakan alamat dengan skup global dan unik sehingga bisa di-rute-kan di Internet. Selain global unicast, IPv6 juga mempunyai alamat local unicast dengan skup terbatas pada link lokal. Beberapa tipe alamat unicast IPv6 ini antara lain :
    • Aggregatable global unicast addresses
      Sering disebut sebagai alamat global, mirip dengan alamat publik pada IPv4 dan alamat ini ditandai dengan prefix 001. Alamat ini bisa dirutekan dan dijangkau secara global dari alamat IPv6 di Internet. Dinamakan aggregatable karena memang didesain untuk bisa diaggregasi dan diringkas (aggregation dan summarization) untuk menghasilkan infrastruktur routing yang efisien.
      IANA telah mulai mengalokasikan blok alamat pertama untuk alamat global ini yaitu 2001::/16. Menurut kebijakan IANA setiap end-site seharusnya diberikan blok alamat IPv6 dengan panjang prefix /48.
    • Link-local addresses
      Alamat ini digunakan untuk berkomunikasi dalam skup link lokal yaitu pada link yang sama (misal jaringan flat tanpa router). Router tidak akan melewatkan trafik dari alamat-alamat ini keluar link. Alamat ini ditandai dengan prefix 1111 1110 10 atau FE80::/10. Alamat ini akan selalu diawali FE80 dan menggunakan prefix FE80::/64 dengan 64 bit selanjutnya adalah interface id. Alamat link local ini dikonfigurasikan melalui IPv6  autoconfiguration.
    • Site-local addresses
      Alamat ini mirip dengan alamat private pada IPv4 yang dalam teknologi IPv6 digunakan dalam skup site dan ditandai dengan prefix 1111 1110 11 atau FEC0::/10. Alamat ini akan selalu diawali dengan FEC0.  Karena sifatnya yang ambigu dan sulitnya pendefisinian baku dari skup site maka alamat ini dihapuskan penggunaanya.
    • Special addresses
      Ada dua jenis alamat spesial pada IPv6 yaitu :
      a.    Alamat yang tidak dispesifikkan (unspecified address)
      Sering disebut all-zeros-address karena memang bernilai 0:0:0:0:0:0:0:0 atau bisa dituliskan ::. Alamat ini sama dengan 0.0.0.0 di alamat IPv4. Alamat ini tidak boleh dikonfigurasikan pada interface dan tidak boleh menjadi tujuan rute.
      b.    Alamat loopback
      Jika alamat loopback pada IPv4 adalah 127.0.0.1 maka pada IPv6 dalah 0:0:0:0:0:0:0:1 atau bisa diringkas menjadi ::1. Alamat ini tidak boleh dikonfigurasikan pada interface.
    • Compatibility addresses
      Alamat ini dibuat untuk mempermudah migrasi dan masa transisi dari IPv4 ke IPv6. Beberapa alamat ini antara lain :
      a.    Alamat IPv4-compatible
      b.    Alamat IPv4-mapped
      c.    Alamat 6over4
      d.    Alamat 6to4
      e.    Alamat ISATAP
    • NSAP addresses
      Adalah alamat yang digunakan untuk penterjemahan alamat Open System Interconnect (OSI) NSAP ke alamat IPv6. Alamat IPv6 ini ditandai dengan prefix 0000001 dan 121 sisanya adalah alamat NSAP.
  2. Alamat AnycastAlamat ini lebih menunjuk kepada fungsi layanan daripada alamat. Alamat anycast sama seperti alamat unicast IPv6 biasa (telah ditentukan dalam standar) dengan tambahan fitur bahwa router akan selalu merutekan ke tujuan  yang terdekat atau lebih tepatnya terbaik sesuai yang telah dikonfigurasikan.(Gambar Format alamat anycast)
  3. Alamat MulticastSeperti halnya pada IPv4 pada IPv6 alamat ini menunjukkan sekumpulan piranti dalam grup multicast. Jadi alamat ini hanya akan muncul sebagai alamat tujuan, tidak akan pernah sebagai alamat asal. Jika paket dikirimkan ke alamat ini maka semua anggota grup akan memprosesnya.(Gambar Format alamat multicast IPv6)Byte pertama menunjukkan bahwa ini adalah alamat multicast. Empat bit selanjutnya merupakan flag yang masing-masing telah didefinisikan. Bit pertama harus 0 karena dicadangkan untuk keperluan di masa mendatang. Bit kedua menunjukkan apakah alamat multicast ini mengandung alamat Rendezvous Point (RP), yaitu titik distribusi untuk aliran multicast tertentu dalam suatu jaringan multicast.  Bit ketiga menandakan apakah alamat multicast ini mengandung informasi prefix. Sementara bit terakhir menunjukkan apakah alamat ini diberikan secara permanen.
    Bagian berikutnya adalah Scope yang digunakan untuk membatasi skup dari alamat multicast.
    Alamat multicast ini memiliki skup antara lain sebagai berikut :Skup alamat multicast IPv6

    Nilai skup    Deskripsi skup
    0x0            Reserved
    0x1            Node-Local
    0x2            Link-Local
    0x5            Site-Local
    0x8            Organization Local
    0xE            Global
    0xF            Reserved

    Bagian terakhir adalah penanda grup (Group ID). Pada prakteknya biasanya penanda grup ini dibatasi dalam 32 bit saja. Beberapa alamat multicast telah diberikan oleh IANA. Beberapa alamat yang diberikan ini dibuat untuk skup tetap dan beberapa diantaranya valid untuk semua skup. Beberapa alamat multicast yang telah diberikan dalam skup yang tetap tadi antara lain.
    Table 3 Alamat multicast well known

    Alamat                        Deskripsi
    ===========================
    1.Skup interface lokal
    FF01:0:0:0:0:0:0:1    All-nodes address
    FF01:0:0:0:0:0:0:2    All-routers address

    2.Skup link lokal
    FF02:0:0:0:0:0:0:1    All-nodes address
    FF02:0:0:0:0:0:0:2    All-routers address
    FF02:0:0:0:0:0:0:3    Unassigned
    FF02:0:0:0:0:0:0:4    DVMRP routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:5    OSPFIGP
    FF02:0:0:0:0:0:0:6    OSPFIGP designated routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:7    ST routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:8    ST hosts
    FF02:0:0:0:0:0:0:9    RIP routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:A    EIGRP routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:B    Mobile agents
    FF02:0:0:0:0:0:0:D    All PIM routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:E    RSVP encapsulation
    FF02:0:0:0:0:0:0:16    All MLDv2-capable routers
    FF02:0:0:0:0:0:0:6A    All snoopers
    FF02:0:0:0:0:0:1:1    Link name
    FF02:0:0:0:0:0:1:2    All DHCP agents
    FF02:0:0:0:0:0:1:3    Link-local Multicast Name Resolution
    FF02:0:0:0:0:0:1:4    DTCP Announcement
    FF02:0:0:0:0:1:FFXX:XXXX    Solicited-node address

    3.Skup site local
    FF05:0:0:0:0:0:0:2    All-routers address
    FF05:0:0:0:0:0:1:3    All DHCP servers
    FF05:0:0:0:0:0:1:4    Deprecated
    FF05:0:0:0:0:0:1:1000 to FF05:0:0:0:0:01:13FF    Service location (SLP) Version 2

Penulisan IPv6

Model x:x:x:x:x:x:x:x dimana ‘x‘ berupa nilai hexadesimal dari 16 bit porsi alamat, karena ada 8 buah ‘x‘ maka jumlah totalnya ada 16 * 8 = 128 bit.

Contoh: FEDC : BA98 : 7654 : 3210 : FEDC : BA98 : 7654 : 3210

Jika format pengalamatan IPv6 mengandung kumpulan group 16 bit alamat, yaitu
‘x‘, yang bernilai 0 maka dapat direpresentasikan sebagai ‘::’. Contohnya adalah:
FEDC : 0 : 0 : 0 : 0 : 0 : 7654 : 3210
dapat direpresentasikan sebagai
FEDC :: 7654 : 3210
Dan 0:0:0:0:0:0:0:1 dapat direpresentasikan sebagai ::1
Model x:x:x:x:x:x:d.d.d.d dimana ‘d.d.d.d’ adalah alamat IPv4 semacam 167.205.25.6 yang digunakan untuk automatic tunnelling. Contohnya adalah:
0:0:0:0:0:0:167.205.25.6 atau ::167.205.25.6
0:0:0:0:0:ffff:167.205.25.7 atau :ffff:167.205.25.7

Jadi jika sekarang mengakses alamat di internet misalnya 167.205.25.6 pada saatnya nanti format tersebut akan digantikan menjadi semacam ::ba67:080:18. Sebagaimana IPv4, IPv6 menggunakan bitmask untuk keperluan subnetting yang direpresentasikan sama seperti representasi prefix-length pada teknik CIDR yang digunakan pada IPv4, misalnya:
3ffe:10:0:0:0:fe56:0:0/60
menunjukkan bahwa 60 bit awal merupakan bagian network bit.

Jika pada IPv4 mengenal pembagian kelas IP menjadi kelas A, B, dan C, maka pada IPv6 pun dilakukan pembagian kelas berdasarkan fomat prefix (FP), yaitu format bit awal alamat. Misalnya:
3ffe:10:0:0:0:fe56:0:0/60
maka jika diperhatikan 4 bit awal yaitu hexa ‘3’ didapatkan format prefixnya 12, untuk 4 bit awal adalah 0011 (yaitu nilai ‘3’ hexa dalam biner).

Referensi:

Bowo, Mohamad Eko Ari. Penggunaan IPv6 Sebagai Solusi Pengganti IPv4 dalam Penanganan Keterbatasan IP Address di Jaringan Internet Masa Depan. Surakarta: 2009.

Rusiawan. Dasar IPv6: Pengalamatan [online]. Tersedia: https://belajaripv6.wordpress.com/2007/01/09/dasar-ipv6-pengalamatan-2/ [28 April 2017].

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s