Pengalaman

Barang tertinggal di KRL? Jangan panik!

Dasar teledor! Eh, maaf sebelumnya. Bukan bermaksud ngatain, tapi memang teledor bisa saja kita lakukan. Salah satu keteledoran saya beberapa waktu lalu adalah ketinggalan barang di rak barang rangkaian KRL.

Kala itu, malam yang sendu menyelimuti langit Banten dan DKI Jakarta. Malam itu, saya berangkat dari Stasiun Tigaraksa menuju Stasiun Juanda menggunakan KRL. Malam itu, saya akan melakukan perjalanan ke Bandung dengan menggunakan kereta Argo Parahyangan pemberangkatan terakhir dari Stasiun Gambir pkl 23:20.

Memang, jika ingin ke Stasiun Gambir, tidak bisa langsung menggunakan KRL, karena rangkaian KRL tidak berhenti untuk naik-turun penumpang di Stasiun Gambir saat ini. Anda bisa naik KRL jurusan Jakarta Kota dari stasiun Manggarai, turun di Stasiun Gondangdia atau Stasiun Juanda. Dari sana naik ojek ke Stasiun Gambir. Atau Anda bisa menggunakan bus Transcommuter dari Stasiun Sudirman ke Stasiun Gambir dengan tapping menggunakan kartu multi trip (KMT) dengan biaya lima ribu rupiah.

Baik, kembali ke kisah teledor tadi. Dari Stasiun Tigaraksa, saya transit di Stasiun Tanah Abang, lanjut KRL jurusan Bogor untuk turun dan transit di Stasiun Manggarai, dan naik KRL jurusan Jakarta Kota dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Juanda. Saat turun di Stasiun Manggarai, saya lupa bahwa ada tas bawaan yang tertinggal di rak barang, dan baru ingat saat KRL yang baru saya tumpangi tadi melenggang dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Tebet. Saat itu, saya berpikir lebih mementingkan perjalanan saya ke Stasiun Gambir agar tidak tertinggal kereta ke Bandung, daripada mengambil tas bawaan yang tertinggal di KRL, karena tas bawaan tadi berisi baju 2 potong dan handuk. Tidak terlalu urgent untuk dinas saya di Bandung.

Akhirnya, saya lanjut naik KRL ke Stasiun Juanda dan bermaksud untuk melapor di Stasiun Juanda.

Di Stasiun Juanda, saya bertanya ke petugas keamanan perihal ini dan diarahkan ke passenger service. Beruntung, saat itu pelayanan masih buka, yakni lewat dari pukul sepuluh malam. Saat itu ada dua petugas yang melayani, Mas Agus dan Mbak Indah. Saat itu, saya ditanya beberapa pertanyaan, di antaranya tentang barang apa yang tertinggal, bentuknya seperti apa, di kereta jurusan mana ke mana, barang yang tertinggal di gerbong nomor berapa dan sebelah mana.

Screenshot_2018-02-18-22-02-14-724_com.raia.infokrl
Cek nomor kereta via Info KRL

Petugas passenger service akan melacak posisi kereta, kemudian koordinasi dengan stasiun terdekat dari posisi kereta tersebut untuk dilakukan pencarian barang tsb oleh petugas pengawas perjalanan ke gerbong yang dimaksud. Pengecekan akan lebih mudah bila kita tahu nomor kereta yang kita tumpangi tadi. Untuk itu, saya cek via aplikasi Info KRL. Melalui menu realtime monitoring, saya pilih stasiun mana yang belum dan akan dilewati rangkaian KRL tadi, kemudian saya cek nomor kereta yang baru lewat. Dalam kasus ini, segera setelah kereta meninggalkan Stasiun Manggarai, saya cek via aplikasi, kereta yang ada/dan atau berjalan dari Stasiun Tebet dengan tujuan Bogor. Tertera nomor kereta 1660.

Dengan menginformasikan nomor kereta dan nomor gerbong tempat dimana tas barang saya tertinggal, petugas dengan mudah melakukan pelacakan posisi kereta tersebut, serta berkoordinasi langsung dengan petugas di stasiun pemberhentian berikutnya. Dan saat kereta tersebut berada di Stasiun Lenteng Agung, petugas passenger service Stasiun Juanda berhasil meminta pihak Stasiun Lenteng Agung untuk melakukan pencarian.

7G9n1fXUnB9a2CjZedxC
Contoh Formulir Kehilangan Barang di KRL

Sembari melakukan pelacakan, saya diminta untuk mengisi formulir namanya Form Ticket Laporan Kehilangan, diminta menunjukkan KTP dan tiket KRL, tanda tangan kemudian akan dihubungi lagi saat barang sudah ditemukan. Formulir tersebut juga digunakan untuk pengambilan barang nantinya. Karena kuatir ketinggalan kereta ke Bandung, saya pun melanjutkan perjalanan ke Stasiun Gambir.

Chat passenger serviceSaat sudah di kereta menuju Bandung, Mas Agus, petugas passenger service tadi info via Whatsapp bahwa tas barang saya yang tertinggal sudah ditemukan, dan diamankan oleh petugas di Stasiun UI. Alhamdulillah. Dan diinformasikan pula sesuai prosedur, bahwa maksimal pengambilan barang tersebut adalah H+7 dari laporan dibuat. Terima kasih kepada staf passenger service dan kru yang bertugas di KCI atas pelayanannya yang memuaskan.

Jadi, bagi pembaca yang sedang teledor, tidak sengaja atau ketinggalan barang di rangkaian KRL, atau bahkan di stasiun KRL pun bisa lapor ke bagian passenger service stasiun KRL terdekat. Dan tentunya, jangan panik! Terima kasih telah meluangkan waktu berharganya untuk sekedar membaca tulisan ini hingga akhir. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s