1KA25-ISD-TUGAS-02122014-1C114899-NIKOARWENDA

header tugas -- 1KA25-ISD-TUGAS-02122014-1C114899-NIKOARWENDA

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yakni antara lain:

  1. Faktor ekonomi: kemiskinan, pengangguran, dll.
  2. Faktor budaya: perceraian, kenakalan remaja, dll.
  3. Faktor biologis: penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
  4. Faktor psikologis: penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Jelaskan masing-masing poin tersebut di atas!

Jawaban:

  1. Faktor Ekonomi adalah masalah yang didorong adanya ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidup sendiri secara layak. Di antaranya adalah:
    • Kemiskinan. Adalah keadaan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.
    • Pengangguran. Adalah orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
  2. Faktor Budaya adalah masalah yang dipicu adanya ketidaksesuaian pelaksanaan nilai, norma, dan kepentingan sosial akibat adanya proses perubahan sosial dan pola masyarakat heterogen/multikultural. Di antaranya adalah:
    • Perceraian. Adalah berakhirnya sebuah pernikahan. Perceraian identik dengan imbas negative pada anggota keluarga yang sedang bercerai, dalam hal ini adalah anak-anak. Anak-anak yang hidup dalam keluarga yang broken home cenderung rentan mental dan ini akan berimbas pada masa depan sang anak, dimana anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Apabila anak-anak tsb tumbuh dengan mental dan budaya broken home, maka akan berdampak kepada masa depan bangsa dan masalah sosial.
    • Kenakalan Remaja. Adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa. Kenakalan remaja berdekatan dengan perceraian dan kriminalitas yang dalam hal ini akan berimbas ke permasalahan sosial lain.
  3. Faktor Biologis adalah masalah yang timbul akibat adanya ketidaksesuaian keadaan lingkungan yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kondisi biologis masyarakat. Di antaranya adalah:
    • Penyakit menular. Adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteria atau parasit), bukan disebabkan faktor fisik (seperti luka bakar) atau kimia (seperti keracunan). Penyakit menular akan berimbas pada produktifitas epidemi dan lingkungan yang tertular. Hal ini jelas akan berpengaruh pada kemiskinan.
    • Keracunan makanan. Adalah penyakit yang dihasilkan akibat dari penggunaan makanan yang tercemar, patogen bakteri, virus, atau parasit yang mencemari makanan, dan juga kimia atau racun alami seperti sebagai jamur. Sama seperti penyakit menular, keracunan makanan akan berimbas pada produktifitas seseorang dalam ekonomi.
  4. Faktor Psikologis adalah masalah yang dipengaruhi oleh faktor sosial yang terjadi akibat nilai dan norma tidak diakomodasi dalam setiap perilaku individu. Di antaranya adalah:
    • Penyakit syaraf. Adalah penyakit yang menyerang susunan syaraf manusia. Meski termasuk penyakit yang menyerang kesehatan fisik, penyakit syaraf juga berimbas besar terhadap psikologi seseorang. Mulai dari depresi hingga keterbatasan kemampuan fisik.
    • Aliran sesat. Adalah pandangan atau doktrin teologis atau keagamaan yang dianggap berlawanan atau bertentangan dengan keyakinan, atau sistem keagamaan manapun, yang dianggap ortodoks atau ajaran yang benar. Dalam pengertian ini, ajaran sesat adalah pandangan atau doktrin dalam filsafat, politik, ilmu, seni, dll., yang berbeda dengan apa yang umumnya diakui sebagai yang berwibawa. Dalam masalah sosial, aliran sesat menyumbang masalah dari sisi kriminalitas apabila berujung pada kekerasan. Juga ketegangan interaksi sosial antar penganut aliran sesat tsb dengan warga sekitar.


Referensi:

  • Wikipedia


Download file:
1KA25-ISD-TUGAS-02122014-1C114899-NIKOARWENDA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s