1KA25-ISD-TUGAS-27092014-1C114899-NIKOARWENDA

  1. Pilih figur masyarakat yang Anda kagumi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat setempat!
  2. Apa yang Anda ketahui tentang Ilmu Sosial Dasar (ISD)?

Jawab:

  1. Figur masyarakat yang saya kagumi adalah Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani. Beliau memang sudah wafat, namun kepedulian dan jerih payah beliau dalam mengubah kondisi masyarakat masih diteruskan secara estafet di seluruh penjuru dunia. Beliau adalah pendiri partai politik islam bernama Hizbut Tahrir yang kini gerak langkahnya ada di beberapa puluh negara di dunia, termasuk di Indonesia.

    Nama lengkap beliau adalah Syaikh Taqiyuddin bin Ibrahim bin Mushthafa bin Ismail bin Yusuf an-Nabhani. Nasab beliau bernisbat kepada kabilah Bani Nabhan, salah satu kabilah Arab Baduwi di Palestina. Beliau lahir di kampung Ijzim pada tahun 1914. Beliau adalah seorang âlim allâmah (berilmu dan sangat luas keilmuannya). Ayah beliau adalah Syaikh Ibrahim, seorang syaikh yang faqih dan bekerja sebagai guru ilmu-ilmu syariah di kementerian Pendidikan Palestina. Ibunda beliau juga memiliki pengetahuan yang luas tentang masalah-masalah syariah yang diperoleh dari ayahandanya.

    Beliau telah menghafalkan al-Qur’an seluruhnya pada usia belia sebelum genap berusia 13 tahun. Beliau juga telah menempuh pendidikan di al-Azhar dan mendapatkan ijazah al-Alamiyah yang saat ini setara dengan tingkat doktor dalam bidang syariah.

    Syaikh Taqiyuddin pernah bekerja dalam bidang pengajaran syariah di kementerian pendidikan hingga bidang peradilan syariah. Karir beliau dalam bidang peradilan adalah menjabat qadhi (hakim) Mahkamah Syariah al-Quds, kemudian diangkat menjadi qadhi di Mahkamah Banding Syariah (Mahkamah al-Isti’nâf asy-Syar’iyah) hingga tahun 1950. Kemudian beliau mengundurkan diri dan beralih untuk memberikan ceramah kepada para mahasiswa tingkat dua di Fakultas Ilmu Islam (Al-Kuliyah al-’Ilmiyah al-Islâmiyah) di Amman hingga tahun 1952. Beliau seorang yang sangat luas pengetahuannya dalam berbagai bidang keilmuan. Beliau adalah mujtahid mutlaq sekaligus seorang pembicara yang memiliki argumentasi yang kuat.

    Beberapa karya beliau yang tertulis dalam bentuk buku antara lain:

    1. Nizhâm al-Islâm (Peraturan Hidup Islam).
    2. At-Takattul al-Hizbiy (Pembentukan Partai Politik).
    3. Nizhâm al-Iqtishâd fî al-Islâm (Sistem Ekonomi Islam).
    4. Nizhâm al-Ijtimâ‘i fî al-Islâm (Sistem Pergaulan Islam).
    5. Nizhâm al-Hukmi fî al-Islâm (Sistem Pemerintahan Islam).
    6. Ad-Dustûr (Konstitusi).
    7. Ad-Dawlah al-Islâmiyah (Negara Islam).
    8. Asy-Syakhshiyah al-Islâmiyah (Kepribadian/Jati Diri Islam) tiga juz.
    9. Nazharât Siyâsiyah (Pandangan-Pandangan Politik).
    10. Al-Khilâfah (Khilafah).
    11. Dukhûl al-Mujtama’ (Terjun ke Masyarakat).
    12. Tasalluh Mishra (Peningkatan Kekuatan Senjata Mesir).
    13. Al-Ittifâqiyât ats-Tsinâ’iyah al-Mishriyah as-Sûriyah wa al-Yamaniyah (Kesepakatan-kesepakatan Bilateral Mesir-Suriah dan Mesir-Yaman).
    14. Hall Qadhiyah Filisthîn ’alâ ath-Tharîqah al-Amirikiyah wa al-Inkilîziyah (Solusi Masalah Palestina ‘ala Amerika dan Inggris).
    15. Nazhariyah al-Firâgh as-Siyâsî Hawla Masyrû‘ Ayzinhâwir (Pandangan Kevakuman Politis Seputar Proyek Izenhouwer).

    Menurut saya, beliau adalah sosok yang patut dicontoh, sebab kepedulian beliau terhadap kondisi masyarakat terutama kaum muslim begitu besar dan serius. Dengan kejernihan berpikir, beliau mengetahui akar problematika atau permasalahan masyarakat dunia, serta solusi yang ditawarkan kepada masyarakat, yakni Islam dengan segala aturannya. Kepeduliannya tercermin dalam aktifitas politik beliau semasa hidup, yang sampai saat ini, aktifitas tersebut dilanjutkan oleh para aktivis partai yang didirikan beliau.

  2. Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah sosial dalam sebuah masyarakat, yang diharapkan dapat memberikan gambaran tentang konsep-konsep yang dikembangkan dalam mengkaji masalah manusia.

    Mata kuliah ini diberikan dalam rangka memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep sosial dan gejala sosial dalam suatu masyarakat agar mahasiswa memiliki daya tanggap, persepsi dan penalaran dalam menghadapi lingkungan sosialnya.

    Tujuan pembelajaran Ilmu Sosial Dasar antara lain:

    • Tujuan umum adalah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam.
    • Tujuan khusus:
      1. Memahami dan menyadari adanya kenyataan sosial dan masalah sosial masyarakat.
      2. Peka terhadap masalah sosial, tanggap dan ikut serta dalam usaha menanggulanginya.
      3. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
      4. Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.


Download file:
1ka25-isd-tugas-27092014-1c114899-nikoarwenda.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s